Ini Bukti Baru Samsung Galaxy Note 9 Pakai Baterai Besar
Informasi dari FCC terkait perangkat charger nirkabel baru menjadi bukti bahwa Samsung Galaxy Note 9 berbekal baterai 4.000mAh.
Jakarta: Informasi terbaru yang menjadi bukti bahwa Samsung Galaxy Note 9 akan didukung oleh baterai berkapasitas besar kembali beredar.

Informasi dari badan regulasi telekomunikasi Amerika Serikat FCC terkait charger nirkabel yang akan segera dirilis mendukung baterai berkapasitas 4.000 mAh milik Galaxy Note 9.

Charger dengan kodenama EP-N6100 ini hadir dengan dukungan arus listrik 2,1 A pada tegangan 12V. Hal ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan charger Fast Charge Stand (2018) yang diluncurkan Samsung bersamaan dengan Galaxy S9 dan S9+, dan mengusung nomor model EP-N5100.


Perangkat Fast Charge Stand (2018) sebelumnya hadir dengan dukungan arus listrik 1,67 A pada tegangan 9V. Sehingga perangkat versi baru dapat mengisi daya baterai Galaxy Note 9 atau perangkat high-end yang akan diluncurkan Samsung selanjutnya, dengan lebih cepat.

Sebagai alternatif, Samsung diperkirakan akan memanfaatkan regulasi FCC yang baru diperluas terkait dengan pengisian daya secara nirkabel.

Pada satu bulan lalu, FCC mengubah batasan gulungan 5W menjadi 15W, dan jarak paparan frekuensi radio juga ditingkatkan secara drastis. Batasan baru ini kini direfleksikan pada dokumentasi FCC untuk charger EP-N6100 terbaru Samsung tersebut.

Sebelumnya, bocoran informasi menyebut bahwa Samsung akan kembali mengusung desain kamera belakang ganda secara horisontal untuk dapat menghadirkan baterai berkapasitas lebih besar, pada Galaxy Note 9.

Informasi terkait bekal baterai berkapasitas 4.000 mAh pada Note 9 juga sebelumnya disampaikan oleh tipster bernama Ice Universe.

Hal ini membantah rumor yang sebelumnya beredar, menyebut Samsung Galaxy Note 9 akan berbekal kapasitas baterai antara 3.850 mAh dan 4.000 mAh. Kapasitas baterai Galaxy Note 9 ini lebih besar jika dibandingkan Galaxy Note 8 berkapasitas sebesar 3.300 mAh.

Sebelumnya, laporan Counterpoint Research menyebut bahwa seri Samsung Galaxy S9 tampil sebagai smartphone dengan penjualan terbaik selama bulan April lalu, menggeser iPhone X yang menduduki peringkat tersebut selama tiga bulan pertama tahun 2018, ke posisi ketiga.



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.