NEWSTICKER
Ilustrasi. (Nikkei/Kosaku Mimura)
Ilustrasi. (Nikkei/Kosaku Mimura)

Huawei Tunda Konferensi Developer Akibat Virus Korona

Teknologi teknologi huawei cyber security
Cahyandaru Kuncorojati • 24 Januari 2020 16:49
Jakarta: Perusahaan teknologi raksasa Tiongkok yaitu Huawei ikut terkena imbas dari wabah virus Korona yang berasal dari negaranya yaitu di kota Wuhan. Kabarnya mereka menunda salah satu acara konferensi tahunan di Tiongkok.
 
Huawei disebut berencana menggelar konferensi developer di kota Shenzhen yang menjadi pusat teknologi Tiongkok. Konferensi ini bakal berlangsung pada 11-12 Februari 2020 dan kini disebut mundur menjadi 27-28 Februari 2020.
 
Dikutip dari The Verge, informasi mundurnya tanggal acara bernama HDC Cloud 2020 diketahui dari situs resminya. Konferensi ini ditujukan untuk kalangan developer yang mengembangkan software atau layanan dengan dukungan Huawei untuk segmen enterprise.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan penelusuran Medcom.id, jarak tempuh darat dari menggunakan kendaraan bermotor membutuhkan waktu sekitar 11 jam. Tersedia juga penerbangan langsung dari Shenzhen ke Wuhan dengan durasi dua jam. Jalur kereta di Tiongkok juga ada yang menuju kota Wuhan.
 
"Kami ingin berbagipengalaman Huawei di bidang ICT selama 30 tahun. Di acara tersebut kami ingin mempromosikan prosesor Huawei Kunpeng dan Ascend yang akan menjadi mesin baru bagi developer di dunia," tulis Huawei, dikutip dari The Verge.
 
Huawei diketahui bukan satu-satunya perusahaan teknologi di negara tersebut yang menghindari penyebaran virus Korona. CEO Foxcon, Terry Gou, yang perusahaanya menyediakan fasilitas produksi iPhone juga melarang pekerja melakukan perjalanan ke daratan Tiongkok.
 
Laporan terbaru menyebutkan bahwa kota Wuhan telah diisolasi oleh pemerintah Tiongkok sejak kemarin. Kota ini punya penduduk sebanyak 11 juta jiwa. Belum ada informasi kapan akses dari dan menuju Wuhan akan kembali dibuka.
 
Kemarin sore beredar kabar bahwa pekerja PT Huawei Tech Investment yang merupakan cabang operasional di Indonesia ada yang terpapar virus Korona. Namun, setelah melalui analisis rumah sakit setempat ternyata pekerja asal Tiongkok tersebut hanya mengalami kondisi demam biasa akibat penyakit radang.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif