Kamera Mirrorless Pakai Android dan Lensa Canon?

Lufthi Anggraeni 07 November 2018 07:10 WIB
teknologi
Kamera Mirrorless Pakai Android dan Lensa Canon?
Perusahaan asal Tiongkok, Yongnuo, akan merilis kamera mirrorless Android dan kompatibel dengan lensa Canon.
Jakarta: Perusahaan asal Tiongkok bernama Yongnuo berupaya menghadirkan terobosan dengan merilis kamera mirrorless menggunakan sistem operasi Android, serta memungkinkan menggunakan lensa kamera berbeda, melalui Yongnuo YN450.

Yongnuo 450 ini dilaporkan Phone Arena kompatibel dengan lensa Canon, sehingga pilihan lensa yang dapat dimanfaatkan cukup bervariasi. Yongnuo 450 didukung sensor kamera micro 4/3 karya Panasonic beresolusi 16MP.

Selain itu, kamera ini juga didukung prosesor Qualcomm delapan inti dengan seri yang belum diketahui, RAM 3GB, baterai 4.000 mAh, ruang penyimpanan internal 32GB serta slot microSD. Uniknya, Yongnuo 450 juga didukung oleh kamera depan untuk memotret diri.


Kamera mirrorless ini menggunakan sistem operasi Android 7.1, memungkinkan konsumen menggunakan kamera kesukaan dan aplikasi edit foto sembari memotret dengan lensa serius.

Hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait dengan waktu peluncuran kamera Yongnuo baru ini, meski diperkirakan pada tahun 2019 mendatang.

Sementara itu, kamera dengan dukungan sistem operasi Android bukanlah hal baru. Sebab pada tahun 2012 lalu, Samsung merilis Galaxy Camera, mengombinasikan smartphone dan kamera dalam satu perangkat.

Sayangnya, Galaxy Camera tidak berbekal kemampuan bertukar lensa, dan hanya merupakan kamera jenis point-and-shoot, atau kamera yang dapat segera digunakan untuk memotret. Kemudian, Samsung mencoba kembali peruntungannya di ranah ini dengan Samsung NX.

Samsung NX hadir dengan dukungan sistem operasi karya perusahaan asal Korea Selatan tersebut, yaitu Tizen. Selain itu, perangkat ini juga dibekali dengan dukungan lensa NX, diklaim memungkinkannya mengganti lensa meski dengan opsi terbatas.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.