Seragam canggih NBA bisa mengubah tampilan nomor punggung dan nama pemain hanya lewat aplikasi di smartphone.
Seragam canggih NBA bisa mengubah tampilan nomor punggung dan nama pemain hanya lewat aplikasi di smartphone.

NBA Ingin Punya Seragam Canggih untuk Pemain

Teknologi teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Februari 2019 09:46
Jakarta: Industri olahraga termasuk yang terus berusaha mengadopsi teknologi. Alasannya, penggemar mereka di masa depan adalah kalangan yang lahir dengan teknologi canggih.
 
NBA, asosiasi olahraga bola basket Amerika semalam menggelar NBA All-Star Technology Summit dan memperkenalkan inovasi seragam canggih untuk pemainnya. Komisoner NBA, Adam Silver, memamerkan seragam yang nomor punggung dan namanya bisa berganti.
 
Dikutip dari situs NBA, demonstrasi yang dilakukan Silver memperlihatkan nomor punggung seragam atau jersey tersebut bisa berganti dari milik Kemba Walker menjadi Stephen Curry, dan terakhir Michael Jordan. Sayangnya tidak dijelaskan cara teknologi ini bekerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari demonstrasi dan sitsu NBA, dijelaskan bahwa Silver tampak melakukannya dari sebuah aplikasi di smartphone. Silver meyatakan seragam ini nantinya bisa dikustomisasi tidak hanya menampilkan nomor punggung dari pemain.
 
Kemungkinan besar teknologi juga bisa memuat beragam sponsor tampil. Hal ini dapat mengundang minat untuk memasang iklan di olahraga basket, mengingat esport saat ini dilirik sebagai lahan baru untuk beriklan.

 
"Seragam yang bisa dikustomisasi sepenuhnya dengan teknologi ini kemungkinan baru akan mulai digunakan oleh NBA pada tahun 2038," ungkap Silver. Rencana ini diakui masih akan didiskusikan oleh jajaran direksi NBA.
 
Selain NBA, klub sepak bola Liverpool juga mulai mengadopsi teknologi karena takut kehilangan penggemar. CEO Liverpool, Peter Moore, beberapa waktu lalu menyatakan takut kalau industri game seperti esport merebut penggemar olah raga tersebut.
 
Pandangan Moore bisa dipercaya. Dia memiliki latar belakang sebagai petinggi di perusahaan industri game seperti SEGA, Xbox di Microsoft, dan di Electronic Arts, sebelum menjadi CEO Liverpool.
 
Moore mengungkapkan sudah menggandeng IBM untuk memberikan tampilan dan informasi lebih canggih dan interaktif, terkait pertandingan Liverpool untuk disajikan ke penggemar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi