Situs toko online Apple menyebut iPhone SE yang kembali dipasarkan beberapa hari lalu telah habis terjual.
Situs toko online Apple menyebut iPhone SE yang kembali dipasarkan beberapa hari lalu telah habis terjual.

Apple iPhone SE Terjual Habis

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 22 Januari 2019 09:07
Jakarta: Beberapa hari lalu, Apple mengumumkan kembali memasarkan iPhone SE dengan harga lebih rendah. Varian dengan memori 32GB dihargai USD249 (RP3,5 juta) sementara varian 128GB dijual dengan harga USD299 (Rp4,3 juta).
 
Menurut situs toko online Apple, iPhone SE telah terjual habis dan tidak tersedia informasi terkait ketersediaan unit tambahan dari ponsel cerdas ini. Unit yang dipasarkan Apple tersebut merupakan unit versi non-bundling, baru, dan dalam kotak tersegel, serta masih tersimpan di gudang.
 
Beredar spekulasi menyebut bahwa Apple akan merilis penerus iPhone SE pada tahun 2018 lalu, tapi perusahaan teknologi raksasa ini dilaporkan membatalkan rencana itu karena ingin fokus pada model iPhone yang dirilis pada 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengingat penjualan iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max yang kurang baik, serta popularitas iPhone SE, keputusan Apple untuk membatalkan produksi penerus iPhone SE dinilai sejumlah pihak sebagai kesalahan.
 
Sebelumnya, Apple dilaporkan telah berhenti menawarkan iPhone SE bersama dengan iPhone 6s, iPhone 6s Plus, dan iPhone X saat perusahaan berbasis di Cupertino, California ini memperkenalkan model terbaru pada bulan September 2018 lalu.
 
Sementara itu pada bulan November lalu, Apple kembali memulai proses produksi dari iPhone X. Apple mungkin telah memutuskan untuk berhenti menjual iPhone SE, namun sejumlah peritel, terutama di Amerika Serikat, dilaporkan masih menawarkan iPhone SE baru.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi