Samsung mengumumkan laporan finansial untuk kuartal pertama tahun 2022 ini.
Samsung mengumumkan laporan finansial untuk kuartal pertama tahun 2022 ini.

Samsung Umumkan Laporan Pendapatan Q1

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 30 April 2022 11:16
Jakarta: Samsung mengumumkan laporan finansial untuk kuartal pertama tahun 2022 ini, dan Samsung dengan bangga mengungkapkan pendapatan konsolidasi yang memecahkan rekor untuk kuartal ketiga berturut-turut.
 
Mengutip GSM Arena, profit operasional Samsung mencapai KRW14,12 triliun (Rp162,3 triliun), meningkat 51 persen dari tahun sebelumnya, yaitu KRW9,39 triliun (Rp107,9 triliun), dengan divisi Device Experience (DX) menyampaikan perolehan pendapatan tertinggi sejak tahun 2013.
 
Menurut laporan finansial lebih mendetail, seluruh divisi melaporkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dalam hal penjualan dan profit operasional. Soal bisnis ponsel mobile, Samsung mengungkap bahwa angka yang tercantum di perangkat merupakan hasil dari penjualan kuat dari perangkat unggulan Samsung Galaxy S22 Ultra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, pendapatan tersebut juga disebut Samsung sebagai wujud dari respon positif dari model 5G baru yang dipasarkan secara luas, serta penjualan solid dari produk Device Ecosystem, termasuk tablet, smartwatch dan wearable audio.
 
Bisnis memori mencapai rekor penjualan tertinggi di tengah permintaan solid. Hal yang sama juga terjadi pada divisi Samsung Display, dengan hasil yang didorong oleh penjualan kuat pada produsen smartphone, serta layar berukuran besar dari panel QD.
 
TV merupakan bagian dari Visual Display Business, dan angka yang tercantum pada laporan tersebut didorong oleh permintaan untuk Neo QLED dan Super Big TV. Kekuatan dollar Amerika Serikat (AS) terhadap Won Korea Selatan melebihi kelemahan dalam beberapa mata uang.
 
Hal tersebut menghasilkan profit operasional sebesar KRW300 miliar (Rp3,4 triliun), jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Samsung tengah mewaspadai ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik, termasuk pandemi Covid serta masalah logistik yang masih berlangsung.
 
Berharap besar pada hasil Q2 dan rencana H2, Samsung akan memprioritaskan untuk memperkuat posisinya dalam segmen smartphone premium dan meningkatkan produksi chip SoC karyanya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif