Meta membuka Muse Gadgets dengan SDK dan kode sumber untuk membuat perangkat AI karya mereka berbasis ESP32, Raspberry Pi, dan perangkat keras lainnya.
Meta membuka Muse Gadgets dengan SDK dan kode sumber untuk membuat perangkat AI karya mereka berbasis ESP32, Raspberry Pi, dan perangkat keras lainnya.

Meta Buka Muse untuk Gadget Buatan Karya Pengembang

Lufthi Anggraeni • 05 Oktober 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Meta membuka kode sumber dan SDK Muse agar pengguna dapat membuat gadget AI karya mereka berbasis ESP32 atau Raspberry Pi.
  • Muse Gadget dapat dipasangkan dengan layar, sensor, speaker, tombol, dan perangkat lain sesuai kebutuhan.
  • Meta juga menyediakan Muse Home Link gratis bagi pelanggan Muse di AS untuk menghubungkan Muse dengan perangkat smart home.
Jakarta: Meta membuka akses bagi pengembang dan penggemar teknologi untuk membuat perangkat keras karya mereka yang menjalankan Muse, AI agent milik perusahaan. Melalui proyek Muse Gadgets, Meta menyediakan kode sumber terbuka, software development kit (SDK), serta sejumlah contoh proyek untuk menghubungkan Muse dengan berbagai perangkat keras.

Mengutip Digital Trends, langkah ini memperluas penggunaan Muse di luar perangkat yang dikembangkan langsung oleh Meta. Pengguna dapat mengintegrasikan Muse dengan papan pengembangan seperti ESP32 atau komputer berbasis Linux, termasuk Raspberry Pi, kemudian menambahkan layar, tombol, sensor, mikrofon, speaker, hingga aktuator sesuai kebutuhan.

Sebagai informasi, Meta memperkenalkan Muse pada bulan September 2026 sebagai AI agent yang dirancang untuk tidak sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan pekerjaan atas nama pengguna. Meta menjelaskan bahwa Muse dapat mengelola tugas dan proyek, membuka browser, mengisi formulir, serta bekerja secara berkelanjutan saat pengguna tidak sedang membuka aplikasi.
 
Meta-Muse-Gadgets_1
 

Meta Buka Kode Muse untuk Pengembang

Melalui Muse Gadgets, Meta menyediakan kode sumber terbuka untuk membangun perangkat berbasis Muse. Platform tersebut menggunakan SDK khusus untuk perangkat ESP32 dan Linux. Sebagai informasi, SDK ESP32 memungkinkan pengguna menghubungkan papan ESP32 dengan Muse.

Kemudian, pengguna dapat menambahkan komponen seperti layar untuk menampilkan gambar, sistem audio untuk input dan output suara, serta berbagai sensor. Sementara itu, Linux Device SDK dapat digunakan untuk mengubah komputer Raspberry Pi atau perangkat Linux lain menjadi Muse Gadget. 

Meta juga membuka kode sumber device SDK dan firmware tersebut di bawah lisensi Apache 2.0. Perusahaan yang sebelumnya lebih dikenal masyarakat berkat jejaring sosial Facebook ini menyediakan kode tersebut sebagai dasar pengembangan sehingga pengguna dapat mempelajari implementasinya, melakukan modifikasi, maupun mengembangkan dukungan untuk hardware lain.

Untuk memulai proyek, pengguna perlu memperoleh SDK token dan memilih salah satu contoh proyek yang disediakan Meta. Pengembang juga dapat membuat dukungan untuk papan pengembangan yang belum tercantum dalam daftar perangkat resmi.

Meta turut menyediakan komunitas Discord bagi pengguna yang ingin membangun serta memodifikasi Muse Gadget. Pengembang dapat membagikan proyek mereka, dokumentasi, dan kode melalui komunitas tersebut.

Beragam Bentuk Muse Gadget

Meta menyediakan sejumlah contoh penggunaan untuk menunjukkan fleksibilitas platform tersebut. Salah satunya adalah menghubungkan Muse dengan Raspberry Pi 5 agar dapat berinteraksi dengan Home Assistant dan berbagai aplikasi Linux.

Contoh lainnya menggunakan layar AMOLED berbasis ESP32 yang memiliki layar sentuh, speaker, mikrofon, dan baterai. Perangkat tersebut dapat digunakan sebagai antarmuka khusus untuk berinteraksi dengan Muse.

Meta juga menampilkan konsep HDMI stick yang dapat dihubungkan ke televisi. Dengan konfigurasi tersebut, Muse dapat digunakan untuk menampilkan informasi pada layar berukuran besar. Proyek HDMI stick tersebut masih ditandai sebagai coming soon pada laman resmi Muse Gadgets.

Contoh lain adalah perangkat dengan layar color e-ink. Muse dapat digunakan untuk menampilkan morning briefing, pengingat, daftar belanja, serta informasi lain pada layar tersebut. Meta juga mencantumkan M5Stack StickS3, AiPi Lite, perangkat ESP32 dengan layar 1,9 inci, serta Home Assistant Voice Preview Edition sebagai contoh perangkat yang dapat digunakan dalam proyek Muse. 

Perangkat keras tersebut dibuat dan dijual oleh perusahaan lain, sehingga Meta menyatakan tidak memberikan jaminan atau dukungan terhadap produk-produk tersebut.
 

Muse Home Link untuk Kendalikan Perangkat Rumah

Selain membuka platform bagi proyek buatan komunitas, Meta juga memperkenalkan perangkat karyanya bernama Muse Home Link. Perangkat berbentuk dongle tersebut memungkinkan Muse terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah dan berkomunikasi dengan perangkat lain yang kompatibel.

Muse Home Link menggunakan chipset Espressif ESP32-C5 berbasis RISC-V 32-bit dengan kecepatan 240 MHz. Perangkat ini memiliki 8MB PSRAM, penyimpanan 8MB flash, serta dukungan Wi-Fi 6 pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz. Sementara itu, perangkat ini menggunakan USB-C dan USB-A sebagai konektivitas fisik.

Cara kerja perangkat ini relatif sederhana. Pengguna menghubungkan Home Link ke sumber daya USB di dekat router, kemudian melakukan proses pemasangan melalui aplikasi Muse. Setelah perangkat tersambung ke jaringan, Muse dapat berkomunikasi dengan perangkat lain melalui Home Link.

Meta juga membuka dukungan untuk community skills. Integrasi tersebut dapat memungkinkan Muse mengendalikan perangkat seperti Philips Hue, Sonos, Apple TV, Google Nest speaker, dan Samsung TV, bergantung pada skill yang tersedia.

Namun, Meta mengingatkan bahwa skill tersebut dikembangkan komunitas sehingga dapat berubah atau berhenti berfungsi. Perusahaan juga menyarankan agar integrasi komunitas tidak digunakan untuk kebutuhan yang bersifat kritis, seperti keamanan rumah, keadaan darurat, atau kebutuhan medis.

Muse Home Link Gratis untuk Pelanggan Tertentu

Meta menyediakan Muse Home Link secara gratis bagi pelanggan aktif Muse di Amerika Serikat, dengan batas satu perangkat per pelanggan. Pengiriman dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober dan menggunakan sistem first come, first served.

Ketersediaan tersebut berbeda dari proyek Muse Gadget secara umum. Untuk membuat perangkat, pengguna dapat memanfaatkan papan ESP32 atau komputer Linux yang kompatibel bersama SDK terbuka Meta. Dengan pendekatan tersebut, bentuk fisik perangkat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Pembukaan platform ini menunjukkan perluasan Muse dari sebuah AI agent berbasis aplikasi menjadi sistem yang dapat dihubungkan dengan perangkat keras khusus. Alih-alih membatasi Muse pada satu bentuk perangkat, Meta menyediakan komponen software agar komunitas dapat menentukan penggunaan dan interaksi AI agent tersebut dengan lingkungan fisik.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA