WhatsApp menguji Restricted Chat yang membatasi akses percakapan ke linked devices serta memblokir ekspor chat dan fitur Meta AI.
WhatsApp menguji Restricted Chat yang membatasi akses percakapan ke linked devices serta memblokir ekspor chat dan fitur Meta AI.

WhatsApp Uji Restricted Chat untuk Privasi

Lufthi Anggraeni • 05 Oktober 2026 10:36
Ringkasnya gini..
  • WhatsApp menguji Restricted Chat untuk membatasi percakapan tertentu agar tidak dapat diakses melalui linked devices.
  • Fitur ini juga memblokir ekspor chat, penyimpanan otomatis media, dan penggunaan Meta AI dalam percakapan.
  • Restricted Chat masih diuji secara bertahap pada pengguna WhatsApp beta dan belum memiliki jadwal rilis versi stabil.
Jakarta: WhatsApp sedang menguji fitur privasi baru bernama Restricted Chat memungkinkan pengguna membatasi percakapan tertentu agar tidak dapat diakses melalui perangkat tertaut. Fitur ini menjadi pengembangan dari Advanced Chat Privacy, dengan tambahan pembatasan akses yang secara khusus menargetkan linked devices.

Mengutip WABetaInfo, Restricted Chat saat ini masih dalam tahap pengujian beta dan tersedia secara bertahap bagi sebagian pengguna Android. WhatsApp belum mengumumkan waktu ketersediaan fitur tersebut untuk seluruh pengguna melalui versi stabil.

Perubahan ini menjadi semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan WhatsApp melalui komputer, tablet, smartphone sekunder, serta integrasi dengan berbagai perangkat dan layanan. WhatsApp sendiri menjelaskan bahwa linked devices dirancang sebagai cara aman untuk mengakses akun dari perangkat lain, dengan pesan dan panggilan tetap dilindungi enkripsi end-to-end.
 
WhatsApp-Restricted-Chat-beta-feature
 

Restricted Chat Batasi Akses Perangkat Tertaut

Restricted Chat memungkinkan pengguna memberikan lapisan perlindungan tambahan pada percakapan tertentu, bukan seluruh akun WhatsApp. Pengaturan tersebut dapat diaktifkan dari halaman informasi sebuah percakapan dan tidak aktif secara default.

Setelah diaktifkan, WhatsApp menerapkan beberapa pembatasan terhadap percakapan tersebut. Media dari chat tidak akan otomatis disimpan ke galeri perangkat, percakapan tidak dapat diekspor, dan fitur Meta AI tidak dapat digunakan di dalam chat tersebut.

Pembatasan baru yang menjadi perhatian utama adalah percakapan tidak lagi tersedia melalui linked devices. Dengan demikian, pesan dalam chat yang telah dibatasi hanya dapat dikirim dan diterima melalui perangkat utama.

WhatsApp juga menampilkan pesan sistem di dalam percakapan setelah Restricted Chat diaktifkan. Pesan tersebut memberi tahu peserta bahwa percakapan hanya dapat diakses melalui perangkat utama.

Fitur ini berbeda dari pendekatan perlindungan privasi umum karena pengguna dapat menentukan percakapan mana yang membutuhkan pembatasan tambahan. Dengan demikian, chat biasa tetap dapat digunakan melalui perangkat tertaut, sementara percakapan tertentu dapat dikunci lebih ketat.

Lindungi Chat dari AI Agent dan Aplikasi Tidak Resmi

Pembatasan linked devices menjadi bagian penting dari Restricted Chat karena aplikasi tidak resmi dan sejumlah AI agent dapat memanfaatkan perangkat tertaut sebagai jalur untuk mengakses percakapan WhatsApp.

AI agent dan klien WhatsApp tidak resmi dilaporkan dapat mengandalkan linked devices untuk membaca pesan. Dengan mencegah chat tertentu tersedia di perangkat tertaut, Restricted Chat menutup jalur tersebut untuk percakapan yang telah dilindungi.

Artinya, jika pengguna telah menghubungkan aplikasi atau layanan tertentu ke akun WhatsApp, percakapan yang menggunakan Restricted Chat tidak dapat diteruskan melalui perangkat tersebut. Perlindungan ini berlaku pada percakapan, bukan sebagai pembatasan terhadap seluruh akun.

Pendekatan tersebut juga mencerminkan perubahan kebutuhan privasi di tengah meningkatnya kemampuan AI. Ketika AI agent semakin mampu membaca informasi dan melakukan berbagai tugas secara otomatis, akses terhadap percakapan pribadi menjadi salah satu aspek yang perlu dikendalikan pengguna.

WhatsApp sebelumnya telah mengembangkan Advanced Chat Privacy sebagai mekanisme tambahan untuk percakapan yang membutuhkan perlindungan lebih tinggi. Meta menjelaskan bahwa fitur tersebut dapat digunakan untuk mencegah peserta chat menggunakan fitur AI tertentu serta membatasi cara konten percakapan dibagikan.
   

Enkripsi End-to-End Tetap Aktif

Kehadiran Restricted Chat tidak berarti percakapan WhatsApp baru mendapatkan perlindungan enkripsi. Pesan dan panggilan WhatsApp tetap menggunakan end-to-end encryption, baik saat fitur Restricted Chat diaktifkan maupun tidak.

WhatsApp menjelaskan bahwa enkripsi end-to-end merupakan perlindungan standar pada pesan, media, dan panggilan. Linked devices juga mempertahankan tingkat perlindungan tersebut saat digunakan untuk mengakses akun.

Dengan demikian, Restricted Chat lebih tepat dipahami sebagai lapisan kontrol tambahan, bukan pengganti enkripsi end-to-end. Pembatasan ini memberikan pengguna kontrol lebih jauh terhadap bagaimana percakapan tertentu dapat digunakan. 

Selain membatasi ekspor dan penyimpanan media, pengguna dapat mencegah percakapan tersebut muncul pada perangkat lain yang terhubung dengan akun.

Masih Terbatas untuk Pengguna Beta

Restricted Chat belum tersedia secara luas. WhatsApp dilaporkan mulai menggulirkan fitur tersebut kepada sebagian pengguna WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.39.11. Distribusi fitur ini dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua pengguna beta langsung mendapatkan fitur tersebut.

WhatsApp juga belum mengumumkan jadwal peluncuran Restricted Chat untuk versi stabil. Karena masih berada dalam tahap pengujian, implementasi dan ketersediaan fitur dapat berubah sebelum dirilis kepada publik.

Pengembangan Restricted Chat menunjukkan upaya WhatsApp memperluas kontrol privasi dari tingkat akun ke tingkat percakapan. Pengguna tidak harus membatasi seluruh penggunaan WhatsApp untuk melindungi satu percakapan tertentu.

Di sisi lain, pembatasan terhadap linked devices dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang terbiasa mengakses WhatsApp melalui komputer, tablet, atau perangkat sekunder. Saat Restricted Chat diaktifkan, percakapan tersebut harus tetap ditangani melalui perangkat utama.

Dengan hadirnya Restricted Chat, WhatsApp memperkuat pendekatan privasi yang memberi pengguna pilihan untuk menentukan percakapan mana yang membutuhkan perlindungan tambahan, terutama saat akses dari perangkat lain dan pemanfaatan AI menjadi perhatian.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA