Strength Training dari Strava
Strength Training dari Strava

Strength Training Pakai Panduan Coach Sudah Ada di Strava

Mohamad Mamduh • 27 Oktober 2026 13:53
Ringkasnya gini..
  • Tren positif tersebut didorong oleh keinginan para pengguna untuk mencatat detail sesi latihan beban dengan tingkat akurasi yang setara.
  • Dalam update ini, setiap gerakan dilengkapi dengan panduan form atau postur tubuh yang tepat, tips latihan, hingga informasi kelompok otot.
  • Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap. Pengguna berlangganan akan mendapatkan akses penuh dalam beberapa minggu ke depan.
Jakarta: Aplikasi Strava memperkenalkan update fitur strength training yang dirancang langsung oleh para pelatih profesional. Pembaruan ini memberikan panduan latihan secara visual melalui animasi gerakan sekaligus menghadirkan pelacakan set dan repetisi secara langsung. Seluruh data aktivitas tersebut akan tersinkronisasi secara otomatis ke dalam Workout Log serta memperbarui peta kelompok otot (muscle map) pengguna secara terperinci.

Peluncuran ini dilakukan menyusul pesatnya pertumbuhan jenis aktivitas strength training di platform Strava. Tren positif tersebut didorong oleh keinginan para pengguna untuk mencatat detail sesi latihan beban dengan tingkat akurasi yang setara saat mereka melakukan latihan daya tahan. Strava berupaya menjawab salah satu tantangan terbesar bagi para penggiat kebugaran pemula, yaitu kebingungan untuk menentukan titik awal saat hendak memulai latihan kekuatan.

Dalam update ini, setiap gerakan dilengkapi dengan panduan form atau postur tubuh yang tepat, tips latihan, hingga informasi kelompok otot yang menjadi target. Saat sesi latihan berlangsung, pencatatan set dan repetisi dapat dilakukan secara real-time. Begitu sesi selesai, visualisasi muscle map pada profil aktivitas pengguna akan otomatis diperbarui untuk memperlihatkan area otot mana saja yang telah bekerja. Selain fitur latihan kekuatan, Strava turut menambahkan pilihan workout lari berpanduan baru guna memperkaya variasi latihan harian.

Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap. Pengguna berlangganan akan mendapatkan akses penuh dalam beberapa minggu ke depan, sedangkan pengguna versi gratis dapat mencoba beberapa contoh latihan yang telah disediakan. Sebelum akhir tahun 2026, Strava juga berkomitmen menghadirkan lebih banyak rangkaian latihan baru.

Ke depan, pengguna juga bakal menikmati fitur pengunggahan catatan set dan repetisi secara instan melalui tangkapan layar (screenshot) program latihan atau aplikasi notes, opsi untuk membuat jadwal workout mandiri, serta perluasan integrasi data dengan berbagai platform mitra.

Sebagai platform yang mendukung gaya hidup aktif, Strava saat ini menaungi komunitas global dengan lebih dari 200 juta pengguna di lebih dari 185 negara. Aplikasi ini menjadi wadah utama bagi masyarakat dunia untuk melacak aktivitas olahraga, terhubung satu sama lain, serta konsisten meraih pencapaian dan rekor terbaik mereka.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA