Snowflake CoWork
Snowflake CoWork

Muncul di Snowflake Summit 2026, Ini Kecanggihan Agen AI CoWork

Mohamad Mamduh • 12 Juni 2026 10:32
Ringkasnya gini..
  • Demi menjaga transparansi dan validasi, setiap klaim dalam laporan tersebut dilengkapi dengan sitasi yang melacak kembali ke sumber data asli.
  • Ia adalah sebuah lapisan konteks fondasi yang secara otomatis mempelajari definisi operasional perusahaan.
  • Para pemimpin perusahaan dapat mengaudit secara transparan apa yang dilihat oleh agen
Jakarta: Melengkapi peluncuran Snowflake CoCo untuk tim teknis, Snowflake memanfaatkan panggung utama Snowflake Summit 2026 San Francisco untuk memperkenalkan CoWork. Berbeda dengan CoCo yang berfokus pada pengodean, CoWork merupakan hasil rebrand menyeluruh dan ekspansi kapabilitas dari Snowflake Intelligence, yang kini diposisikan sebagai sistem operasi agen pribadi bagi pekerja.
 
Langkah ini menandai pergeseran lanskap AI enterprise, dari yang semula berupa chatbot reaktif atau copilot sederhana menjadi agen otonom terkelola yang mampu menghubungkan data, konteks, dan tindakan nyata di seluruh alur kerja perusahaan.
 
Salah satu inovasi yang diperkenalkan untuk CoWork di Summit 2026 adalah Deep Research. Fitur ini dirancang sebagai mode investigasi otonom untuk menjawab pertanyaan bisnis yang kompleks dan terbuka, seperti menganalisis alasan penurunan akurasi perkiraan atau mendeteksi sinyal awal retensi pelanggan.

Alih-alih hanya memberikan satu jawaban instan, CoWork secara mandiri memecah pertanyaan besar menjadi beberapa sub-investigasi, menjalankannya secara paralel di seluruh data terstruktur maupun tidak terstruktur, lalu menyintesis temukannya ke dalam laporan terstruktur.
 
Demi menjaga transparansi dan validasi, setiap klaim dalam laporan tersebut dilengkapi dengan sitasi yang melacak kembali ke sumber data asli. Pengguna juga dapat mengaktifkan mode Extended Thinking agar agen melakukan penalaran internal yang lebih mendalam untuk memvalidasi logika SQL, gabungan tabel, dan hak akses sebelum query dieksekusi oleh sistem.
 
Hambatan terbesar AI enterprise selama ini adalah waktu berminggu-minggu yang dihabiskan tim data hanya untuk mengonfigurasi AI agar memahami istilah bisnis spesifik. Menjawab tantangan ini, Snowflake memperkenalkan Cortex Sense.
 
Ia adalah sebuah lapisan konteks fondasi yang secara otomatis mempelajari definisi operasional perusahaan seperti kalender fiskal, definisi pendapatan, hingga metrik penjualan langsung dari riwayat query, metadata, dan dasbor yang ada. Berdasarkan pengujian internal Snowflake, integrasi lapisan konteks ini mendongkrak performa agen secara radikal dalam akurasi penalaran bisnis.
 
Snowflake tidak lagi membatasi interaksi data di dalam platform Snowsight karena CoWork kini hadir di berbagai platform kerja harian karyawan melalui aplikasi iOS mandiri, Slackbot, ekstensi Microsoft Excel, serta konektor Model Context Protocol (MCP) untuk Google Drive dan Salesforce. Lewat pembaruan ini, pengguna dapat melampirkan file atau foto langsung dari ponsel dan menggunakan input suara untuk menganalisis data perusahaan secara praktis.
 
Untuk mendukung produktivitas berkelanjutan, CoWork memperkenalkan tiga pilar arsitektur baru yang saling terintegrasi. Pilar pertama adalah Artifacts, yaitu dasbor terkelola berisi data Snowflake langsung yang persisten dan dapat dibagikan lintas organisasi.
 
Pilar kedua berupa User Memory, sebuah memori AI yang merekam perilaku historis pengguna untuk memberikan rekomendasi yang disesuaikan dengan peran masing-masing. Pilar ketiga adalah Skill Catalog yang berfungsi sebagai katalog untuk menemukan dan menggunakan kembali alur kerja yang telah teruji di seluruh perusahaan.
 
Ditenagai oleh kemampuan penalaran model terbaru seperti Claude Fable 5 dari Anthropic, seluruh operasional otonom CoWork dipastikan tetap aman berkat primis keamanan baru bernama AI Agent Identity. Fitur ini memberikan identitas kriptografis terverifikasi dan kontrol akses berbasis peran (RBAC) khusus bagi setiap agen.
 
Dengan demikian, para pemimpin perusahaan dapat mengaudit secara transparan apa yang dilihat oleh agen, mengapa sebuah keputusan direkomendasikan, dan apa saja data yang diubah tanpa melanggar batas tata kelola perusahaan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA