Jefferson Chen menjadi Endeavor Entrepreneur ke-111 dari Indonesia melalui International Selection Panel (ISP) yang diselenggarakan di Singapura pada awal Februari 2026. Pengakuan prestisius ini menempatkannya dalam jaringan global High-Impact Entrepreneurs, yang diyakini mampu mendorong transformasi ekonomi di pasar berkembang.
Advance Intelligence Group didirikan pada tahun 2016 sebagai perusahaan berbasis Artificial Intelligence (AI) yang fokus pada solusi identitas digital, pencegahan fraud, serta credit decisioning untuk institusi keuangan dan fintech.
Pendirian perusahaan ini dilatarbelakangi oleh tantangan risiko fraud global dalam pembayaran digital yang diproyeksikan melampaui USD40 miliar per tahun, di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara. Jefferson Chen membangun infrastruktur AI ini dengan misi untuk membangun infrastruktur kepercayaan digital di kawasan tersebut.
Saat ini, Advance Intelligence Group beroperasi di lebih dari 80 pasar global melalui dua lini bisnis utama: ADVANCE.AI (B2B) dan Atome Financial (B2C). Kedua lini bisnis ini melayani lebih dari 58 juta pengguna serta mendukung lebih dari 1.000 klien korporasi, termasuk sektor perbankan, fintech, dan e-commerce.
Atome Financial secara khusus menyediakan layanan kredit konsumen seperti Buy Now Pay Later (BNPL), kartu kredit digital, pinjaman pribadi, dan produk tabungan, dengan memanfaatkan infrastruktur data dan risk management yang sama.
Sistem berbasis AI yang dikembangkan perusahaan ini terbukti efektif, di mana berbagai studi industri menunjukkan kemampuannya dalam meningkatkan tingkat deteksi fraud hingga 90–95%, sekaligus menekan tingkat false positive sebesar 30–60%.
Dampak operasionalnya juga signifikan, dengan otomatisasi yang mampu mengurangi kebutuhan manual review hingga 40–70% serta menekan biaya operasional tim fraud management hingga 30–50%. Melalui pemanfaatan teknologi ini, perusahaan membantu institusi memperluas akses kredit secara lebih aman, presisi, dan inklusif.
Proses seleksi Endeavor dikenal sangat ketat, melibatkan investor dan founder global. Jefferson Chen terpilih setelah melalui proses seleksi global bersama 15 perusahaan dari berbagai negara dan berhasil memperoleh enam suara “YES” dari panelis internasional, termasuk nama-nama besar seperti Matt Harris (Partner, Bain Capital Ventures) dan Rajat Bhargava (CEO & Co-founder, JumpCloud).
Monika Rudijono, Managing Director Endeavor Indonesia, menyampaikan kebanggaannya menyambut Advance Intelligence Group. Ia percaya bahwa Jefferson tidak hanya akan mendapatkan akses mentorship dari jaringan Endeavor di seluruh dunia, tetapi juga dapat menjadi peer bagi founder lainnya dalam mendukung percepatan scale-up bisnis.
Bergabungnya Jefferson Chen sebagai Endeavor Entrepreneur diharapkan dapat memperkuat kolaborasi global, memperluas kolaborasi strategis lintas negara, dan mempercepat inovasi dari Asia Tenggara ke pasar internasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang lebih aman dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News