Twitter diindikasikan akan segera menghadirkan mode Dark atau Night dengan warna hitam lebih pekat.
Twitter diindikasikan akan segera menghadirkan mode Dark atau Night dengan warna hitam lebih pekat.

Mode Dark Lebih Baik Segera Tersedia di Twitter

Teknologi media sosial twitter
Lufthi Anggraeni • 23 Januari 2019 09:03
Jakarta: Fitur Dark Mode di Twitter menerima keluhan dari sejumlah pengguna jejaring sosial tersebut. Beberapa pengguna menyebut warna latar belakang pada fitur ini lebih kebiruan ketimbang hitam pekat.
 
Salah satu pengguna mengeluhkan bahwa warna latar belakang mode Night pada platform ini adalah biru dan sedikit aneh kepada co-founder dan CEO Twitter Jack Dorsey melalui platform karya perusahaan tersebut.
 
Dorsey menjawab keluhan ini dengan menyebut bahwa dirinya baru saja mendiskusikan hal tersebut dengan Product Lead Twitter, Kayvon Beykpour. Dorsey juga mengunggah tweet yang terdiri dari dua kata di akun Twitter pribadinya, yaitu Will Fix.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Unggahan ini mengindikasikan peluang Twitter untuk menggulirkan mode Night lebih baik pada update selanjutnya untuk aplikasi jejaring sosial ini. Sementara itu, Google disebut telah membantu mempopulerkan fitur mode Dark.
 
Sebab selama tahun 2018 lalu, Google telah menambahkan mode Dark di berbagai aplikasi karyanya, termasuk YouTube dan Android Messages. Fitur ini dilaporkan juga akan tersedia di asisten digital Google, Google Assistant.
 
Sedangkan Android Q akan menghadirkan sistem lebih luas dari mode Dark pada sistem operasi. Mode Dark membantu mencegah mata cepat lelah akibat melihat layar putih terang dengan teks berwarna hitam pada malam hari, atau di ruangan dengan pencahayaan minim.
 
Pengguna ponsel berlayar AMOLED, latar belakang berwarna hitam tidak membutuhkan piksel pada layar aktif untuk dapat beroperasi, sehingga mampu lebih menghemat daya baterai perangkat. Sedangkan beberapa pengguna mengaku memilih untuk mengaktifkan mode Dark setiap waktu.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi