Xiaomi mengalami penurunan valuasinya dalam tiga hari terakhir, sebesar 17 persen.
Xiaomi mengalami penurunan valuasinya dalam tiga hari terakhir, sebesar 17 persen.

Saham Xiaomi Turun

Teknologi xiaomi
Lufthi Anggraeni • 11 Januari 2019 15:08
Jakarta: Xiaomi dilaporkan mengalami penurunan terkait dengan valuasinya. Selama tiga hari terakhir, saham Xiaomi menurun sebesar 17 persen, mengakibatkan perusahaan asal Tiongkok ini kehilangan kapitalisasi pasar sebesar USD6,2 miliar (Rp87,1 triliun).

Penurunan tersebut terjadi pada saham yang diperdagangkan di Hong Kong Stock Exchange, Perdagangan saham ini ditutup pada hari kamis waktu setempat pada harga HKD9.97 atau setara dengan USD1.27 (Rp17.850), menjadi harga dagang pertamanya di bawah HKD10.

Penurunan ini dilaporkan terjadi saat analis internal institusi perdagangan saham mengurangi angka prediksinya terkait dengan pendapatan produsen smartphone asal Tiongkok ini. Prediksi tersebut juga didasarkan pada kondisi ekonomi Tiongkok yang tengah mengalami pelemahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Selain itu, prediksi analis ini juga didorong oleh persaingan ketat antara Xiaomi dengan perusahaan asal Tiongkok lainnya, seperti Huawei. Sebanyak 3,9 miliar saham dibeli dengan harga terendah sebesar dua sen Hong Kong, sejak tahun 2010, kini bebas untuk diperdagangkan dengan masa berlaku selama enam bulan.

Sebagain informasi, Xiaomi kini memiliki valuasi senilai USD238 miliar (Rp3.344 triliun), dan diperdagangkan dengan nilai setinggi HKD22,20 (Rp39.777) pada awal tahun 2019 ini. 

Sebelumnya, Xiaomi resmi mengumumkan kehadiran ponsel baru Redmi sejak peresmian pemisahan merek tersebut sebagai merek mandiri, yaitu Redmi Note 7.

Sementara itu, Xiaomi dilaporkan bersiap menjadi produsen kedua setelah Lenovo, untuk meluncurkan smartphone dengan dukungan prosesor Snapdragon 855. Xiaomi dikabarkan telah mempersiapkan dua smartphone dengan dukungan chipset ini.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi