?GoBear mengumumkan perolehan pendanaan senilai USD80 juta (Rp1,1 triliun).
?GoBear mengumumkan perolehan pendanaan senilai USD80 juta (Rp1,1 triliun).

GoBear Dapat Investasi Rp1,1 Triliun

Teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 11 Mei 2019 13:32
Jakarta: GoBear mengumumkan perolehan pendanaan senilai USD80 juta (Rp1,1 triliun), dan akan dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan dengan meningkatkan produk dan teknologi, serta memperluas jaringan mitra dan berkontribusi melalui peran penting.
 
“Putaran pendanaan terbaru ini akan diinvestasikan ke area prioritas kami seperti produk, teknologi, manajemen senior, dan kemampuan teknis. Kami juga sangat tertarik untuk bermitra dan/atau berinvestasi pada perusahaan-perusahaan teknologi lain yang telah mengembangkan teknologi-teknologi baru dan menarik guna meningkatkan ekosistem dan kemampuan kami dalam meningkatkan kesehatan keuangan masyarakat,”ujar CEO GoBear Adrian Chng.
 
Salah satu peningkatan produk dan teknologi dihadirkan melalui fungsi pencarian dan pencocokan pada platform supermarket finansial karyanya. Peningkatan ini mencakup dua pendekatan strategis, kemitraan dan investasi pada perusahaan teknologi lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua pendekatan ini disebut GoBear ditujukan untuk memperoleh akses ke teknologi utama tambahan.
 
Sebagai informasi, GoBear mengusung tujuan untuk meningkatkan meningkatkan kesehatan keuangan Asia dengan menghadirkan literasi keuangan, inklusi keuangan, dan keamanan finansial untuk seluruh masyarakat.
 
Di pasar Indonesia, GoBear Indonesia menjalin kemitraan yang kuat dengan lembaga-lembaga keuangan terkemuka, seperti Standard Chartered Bank, Bank Amar (Tunaiku) dan layanan asuransi Futuready. GoBear Indonesia mengklaim terus memperluas kemitraannya dengan berbagai bank, perusahaan asuransi, dan lembaga keuangan.
 
Sementara itu, pasar Indonesia dinilai GoBear menyuguhkan peluang ekspansi unik bagi GoBear Indonesia. Peluang ini berkat jumlah populasi Indonesia yang besar, sebanyak 260 juta orang dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia.
 
Selain itu, peluang ekspansi unik GoBear ini juga disebut berkat potensi peningkatan jumlah pengguna internet Indonesia dalam jumlah besar, diperkirakan akan mencapai 215 juta pengguna internet pada tahun 2020 mendatang, seperti yang dilaporkan oleh laporan gabungan Google-Temasek.
 
Dengan lebih dari 95 juta orang dewasa Indonesia yang belum memiliki rekening bank, GoBear Indonesia mengaku ingin memberdayakan masyarakat Indonesia dalam membuat keputusan keuangan yang tepat dan sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka.
 
GoBear turut mengaku terus berupaya untuk menciptakan infrastruktur dan ekosistem guna meningkatkan kesehatan keuangan bagi ratusan juta pelanggan di seluruh Asia.
 
GoBear juga menyebut akan memanfaatkan kemampuan produk, teknologi, dan datanya sebagai pendorong utama dalam menilai dan menetapkan risiko.
 
Hal ini dinilainya akan membantu para mitra untuk lebih memahami preferensi konsumen berdasarkan profil dan jejak digital mereka.
 
Selain mitra, GoBear turut berupaya untuk menyuguhkan pengalaman digital lebih efisien dan unggul sekaligus memperoleh kecocokan terkait produk yang paling relevan untuk kebutuhan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif