Quora Dibobol, Data 100 Juta Pengguna Bocor
Sistem Quora diretas, data pengguna bocor.
Jakarta: Situs tanya-jawab Quora mengaku bahwa hacker telah meretas sistem mereka dan mendapatkan data dari 100 juta penggunanya. Pada hari Jumat lalu, Quora menemukan bahwa sistem mereka telah diretas oleh pihak ketiga, ungkap CEO Adam D'Angelo via blog post.

Informasi pengguna yang dicuri termasuk nama, alamat email, dan password yang terenkripsi juga data dari jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter jika pengguna memutuskan untuk menghubungkan media sosial mereka dengan akun Quora.

Selain itu, para hacker juga mendapatkan informasi terkait aktivitas pengguna di Quora, seperti pertanyaan, jawaban, upvote, dan downvote, lapor CNN. Meskipun begitu, pertanyaan dan jawaban yang dibuat secara anonim tidak terpengaruh oleh peretasan ini.


"Kebanyakan konten yang diakses oleh peretas telah bisa dilihat oleh semua orang di Quora. Namun, bocornya data dan informasi pribadi lainnya adalah masalah serius," kata D'Angelo.

Quora kini akan memeringatkan para pengguna akan hal ini dan mengeluarkan mereka dari akun secara otomatis.

"Kami percaya kami telah menemukan penyebab serangan ini dan telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah tesrebut walau penyelidikan kami masih berlanjut dan kami akan terus memperkuat keamanan sistem kami," ujar D'Angelo.

Quora mengkalim sebagai "tempat untuk bertanya pertanyaan yang membuat Anda penasaran dan mendapatkan jawaban yang hebat."

Ini adalah peretasan terbaru yang terjadi. Minggu lalu, Marriott mengaku bahwa sistem reservasi hotel mereka diretas, menyebabkan kemungkinan bocornya data dari 500 juta pengguna mereka. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.