Supplier Investment Summit Buka Peluang Pabrik Ponsel di Batam

Mohammad Mamduh 08 Mei 2018 07:34 WIB
xiaomi
Supplier Investment Summit Buka Peluang Pabrik Ponsel di Batam
Acara Supplier Investment Summit di Batam
Batam: Xiaomi bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mennggelar Supplier Investment Summit untuk pertama kalinya di Batam.

Acara ini menjamu lebih dari 20 pemasok komponen smartphone global dengan misi memberikan pemahaman tentang ekosistem manufaktur yang pada akhirnya dapat membantu mereka mendirikan pabrik di Indonesia. 
 
“Para supplier dapat melihat secara langsung besarnya potensi pasar serta memahami iklim investasi di Indonesia, dan khususnya di Batam,” kata Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager.
 
Pada tahun 2017, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) mencatat nilai investasi sebesar lebih dari USD1,15 miliar (Rp16 triliun) yang berasal dari 73 proyek di Batam tahun lalu.

Apabila seluruh pemasok komponen smartphone global yang hadir pada kegiatan ini membangun pabrik di Indonesia, nilai investasi yang dihasilkan dapat mencapai USD315 juta atau sekitar Rp4,4 triliun, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi 10.000 orang. 
 
“Selain jumlah investasi dan lapangan pekerjaan, kita juga perlu mempertimbangkan bagaimana kegiatan ini dapat mempercepat laju transformasi Indonesia untuk menjadi salah satu negara dengan perekonomian digital terbesar di dunia,” ungkap Lukita Dinarsyah Tuwo, Kepala BP Batam.


Ia menilai ketersediaan infrastruktur, letak geografis yang strategis dan dukungan pemerintah dalam kemudahan perizinan investasi menjadikan Batam sangat siap sebagai tujuan investasi yang kompetitif baik di Asia maupun dunia.

Salah satu dukungan BP Batam untuk memudahkan proses investasi asing telah terselenggara melalui program Izin Investasi 3 jam (i23j).
 
Selain Lukita Dinarsyah Tuwo dari BP Batam, acara pembukaan Supplier Investment Summit juga dihadiri oleh tamu kehormatan Mochammad Hadiyana, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. 
 
Kegiatan ini mencakup dua sesi presentasi mengenai kebijakan pemerintah terhadap investasi asing yang disampaikan oleh BP Batam dan jajaran pemerintahan, kemudian dilanjutkan presentasi mengenai praktik dan kebijakan di Batam.
 
Acara ini akan berlanjut hingga Selasa 8 Mei 2018. Para pemasok akan mengunjungi Pelabuhan Laut Batu Ampar dan Bandara Kargo Hang Nadim untuk mengeksplorasi fasilitas logistik di Batam serta mengunjungi area industri Batam yang berlokasi di Batam Center dan Nongsa.

Kunjungan tersebut akan memberikan akses langsung bagi para supplier mengeksplorasi dan mempelajari peluang investasi, berbagai insentif yang ditawarkan BP Batam dan pemerintah lokal, kebijakan investasi asing langsung, kebijakan Industri, dan berbagai kebijakan pemerintah lainnya yang diterapkan untuk investor asing di Indonesia. 



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.