Bermasalah, Samsung Setop Distribusi Android Oreo untuk Galaxy S7

Lufthi Anggraeni 17 Mei 2018 09:35 WIB
samsung
Bermasalah, Samsung Setop Distribusi Android Oreo untuk Galaxy S7
Samsung menghentikan pengguliran Android 8.0 Oreo pada Galaxy S7 versi internasional untuk investigasi masalah.
Jakarta: Pengguna Samsung Galaxy S7 dan S7 Egde menyambut baik keputusan Samsung untuk menggulirkan sistem operasi Android 8.0 Oreo pada perangkat mereka. Sayangnya, kegembiraan pengguna dua smartphone unggulan Samsung tersebut tidak berlangsung lama.

Pemilik dua smartphone ini yang belum menerima update ke sistem operasi tersebut dilaporkan harus kecewa, karena perusahaan asal Korea Selatan ini memutuskan menghentikan sementara waktu pengguliran Android 8.0 Oreo ke perangkat karyanya.

Keputusan penghentian sementara tersebut ditujukan untuk menyediakan waktu bagi Samsung guna memperbaiki sejumlah permasalahan yang dihadapi dan dilaporkan oleh pemilik Galaxy S7, beberapa waktu setelah update tersebut mulai bergulir.


Samsung juga telah mengonfirmasi penghentian sementara terkait pengguliran update sistem operasi ini.

Dalam pernyataannya, Samsung menyebut tengah melakukan investigasi terkait permasalah secara internal, guna memastikan dampak pada perangkat bermasalah dapat diminimalisir.

Samsung juga mengungkapkan harapannya untuk segera melanjutkan proses pengguliran sistem operasi Android 8.0 ini sesegera mungkin.

Selain itu, penghentian proses pengguliran sistem operasi ini disebut hanya berdampak pada Samsung Galaxy S7 dalam varian internasional, sehingga pemilik perangkat yang berlokasi di Amerika Serikat tidak terpengaruh.

Sementara itu, pengguna Samsung Galaxy S7 yang telah diperbarui ke Android 8.0 Oreo dan mengalami permasalahan reboot yang tengah diinvestigasi Samsung, disarankan mengunjungi Support Center terdekat atau melakukan Factory Data Reset dalam mode Recovery.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.