Begini cara melaporkan penelepon dan pengirim SMS spam kepada BRTI.
Begini cara melaporkan penelepon dan pengirim SMS spam kepada BRTI.

Tips & Trik

Ini Cara Laporkan SMS Spam

Teknologi Kominfo teknologi tips dan trik teknologi cyber security
Lufthi Anggraeni • 24 September 2020 12:01
Jakarta: Mendapatkan pesan teks atau SMS dari nomor tidak dikenal yang kerap dijadikan sebagai medium melancarkan modus penipuan bukanlah hal yang menyenangkan. Dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengaku kesulitan membendung tindakan ini.
 
BRTI mengakui bahwa pihaknya mengalami kesulitan tersebut terutama jika pengirim pesan teks atau SMS ini berasal dari nomor perorangan dan bukan merupakan dari perusahaan telekomunikasi atau operator seluler.
 
"Selain SMS yang pengirimnya adalah operator seluler, memang akan sulit mencegah orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengirim SMS-SMS yang diindikasikan penipuan dan sebagainya," ujar Komisioner BRTI I Ketut Prihadi Kresna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, BRTI tetap menghadirkan cara yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan aduan mereka terkait dengan pesan teks atau SMS yang mengindikasikan penipuan, penawaran modal usaha, investasi dan hal lain yang bersifat mengganggu.
 
Salah satu cara yang disediakan BRTI adalah melalui akun Twitter bertajuk aduanBRTI, disebut BRTI memungkinkan pelanggan layanan komunikasi untuk mengadukan SMS tersebut, sehingga nomor dapa segera diblokir oleh pihak BRTI.
 
Tidak hanya SMS, layanan aduan BRTI juga disebut juga menerima aduan terkait panggilan telepon yang tidak dikehendaki pelanggan layanan telekomunikasi. Untuk mengadukan nomor dengan tindakan bersifat mengganggu, pelanggan layanan telekomunikasi dapat melakukan langkah berikut.
 
1. Mengirimkan rekaman percakapan atau screenshot pesan dan nomor telepon penelepon atau pengirim pesan, serta nomor telepon pelanggan yang telah teregistrasi dan tervalidasi dengan nomor KK dan nomor NIK.
 
2. Mengirimkan bukti ke akun Twitter BRTI @aduanBRTI via Direct Messages (DM) untuk menjaga privasi.
 
Sebagai informasi, layanan pengaduan ini telah tersedia sejak tahun 2018 lalu. Selain itu, BRTI juga menjelaskan bahwa tindakan pengiriman SMS mengganggu atau kerap disebut spam ini dapat dilakukan oleh siapa saja, sebab nomor ponsel dapat dikirimkan secara acak.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif