Sebagai pengingat, sensor 200MP telah menjadi bagian dari tren kamera unggulan di segmen smartphone premium selama beberapa tahun terakhir. Rumor terkait pengembangan sensor baru ini kembali mencuat setelah bocoran dari komunitas teknologi.
Rumor tersebut menunjukkan potensi adanya sensor 200MP dengan ukuran fisik lebih besar dari sensor tradisional 1/1,3 inci yang selama ini digunakan oleh Samsung. Mengutip GSM Arena, sensor berukuran lebih besar ini diprediksi mampu menampung piksel lebih luas.
Dengan demikian, sensor ini memungkinkan penangkapan cahaya lebih baik serta pengurangan kebisingan pada foto dalam kondisi pencahayaan rendah. Sensor kamera beresolusi 200MP sendiri bukan sesuatu yang sepenuhnya asing di dunia ponsel pintar.
Samsung sebelumnya telah merilis sensor 200MP ISOCELL HP2 yang digunakan di beberapa model Galaxy Ultra, termasuk Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra. Sensor berinti 200MP tersebut memanfaatkan teknologi piksel kecil berukuran sekitar 0,56–0,6 µm namun mampu menghasilkan gambar dengan tingkat detail tinggi melalui teknologi penggabungan piksel atau pixel-binning.
Namun, tantangan utama dalam mengembangkan sensor beresolusi sangat tinggi adalah ukuran fisik sensor itu. Semakin tinggi jumlah piksel, semakin banyak ruang yang dibutuhkan untuk setiap piksel, dan hal ini berpengaruh pada kemampuan sensor dalam mengumpulkan cahaya.
Dengan rumor sensor 200 MP berukuran lebih besar, Samsung dikabarkan mencoba memaksimalkan sensitivitas cahaya per piksel. Dengan demikian, kualitas foto, terutama dalam kondisi pencahayaan sulit, diharapkan meningkat keuntungan penting di era smartphone yang kian menempatkan kemampuan kamera sebagai salah satu fitur utama.
Sejauh ini Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai sensor 200MP berukuran lebih besar tersebut. Rumor ini beredar di kalangan industri teknologi dan komunitas leakster, sehingga masih perlu ditunggu sensor inovatif ini akan benar-benar diimplementasikan dalam smartphone seri Galaxy generasi baru.
Namun jika benar adanya, sensor kamera seperti ini bisa menjadi daya tarik kompetitif bagi perangkat premium Samsung di pasar global yang semakin mengedepankan kualitas fotografi mobile.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News