Operator telekomunikasi ini mencatat pendapatan sebesar Rp30,7 triliun atau tumbuh 13,1 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), seiring strategi transformasi perusahaan yang semakin berfokus pada teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Tidak hanya pendapatan yang meningkat, Indosat juga membukukan EBITDA sebesar Rp14,6 triliun atau naik 14 persen YoY dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen.
Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun, didukung pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, dan pengelolaan biaya yang lebih disiplin.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan transformasi perusahaan menuju bisnis berbasis AI mulai memberikan hasil.
“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI,” kata Vikram.

“Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjaln baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami,” tambahnya.
“Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia,” jelas Vikram Sinha.
Selain kinerja keuangan, Indosat juga mencatat pertumbuhan trafik data sebesar 19,9 persen YoY. Average Revenue Per User (ARPU) meningkat 17,3 persen menjadi Rp46 ribu, sementara jumlah pelanggan seluler tetap kuat di angka 93,4 juta.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh semakin luasnya pemanfaatan layanan berbasis AI, mulai dari Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express yang terintegrasi dalam layanan digital perusahaan.
AI Cloud dan Indosat5G Jadi Fokus Investasi Baru
Memasuki fase transformasi berikutnya, Indosat mempercepat investasi pada bisnis yang dinilai memiliki prospek jangka panjang, terutama AI Cloud dan jaringan 5G.Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group.
Melalui pengalihan pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer jaringan serat optik nasional, Indosat memperoleh dana sekitar Rp11,7 triliun sekaligus menerapkan model bisnis asset-light untuk meningkatkan fleksibilitas investasi di masa depan.
Di sisi lain, bisnis AI Cloud menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Selama semester pertama 2026, layanan tersebut menghasilkan pendapatan sebesar USD33 juta, melampaui total pendapatan sepanjang 2025 yang tercatat USD28 juta.
Menurut perusahaan, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap infrastruktur AI yang berdaulat sekaligus menjadikan AI Cloud sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru bagi Indosat.
Indosat juga memperkuat kapasitas jaringan setelah memperoleh tambahan spektrum sebesar 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Penambahan spektrum ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan sekaligus membuka peluang pengembangan layanan Indosat5G, termasuk Fixed Wireless Access (FWA), seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas untuk aplikasi berbasis AI.
Perkuat ESG dan Siapkan Satu Juta Talenta AI Indonesia
Selain memperluas bisnis berbasis AI, Indosat juga menekankan pentingnya pertumbuhan yang berkelanjutan.Perusahaan melaporkan optimalisasi jaringan berbasis AI dan sistem pengelolaan energi berhasil menurunkan intensitas emisi karbon hingga 50,89 persen.
Komitmen tersebut turut mengantarkan Indosat masuk ke tiga indeks ESG KEHATI sekaligus, yakni SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45 untuk periode Juni-November 2026.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Indosat menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Wadhwani Foundation untuk mengembangkan satu juta talenta digital serta 100.000 wirausaha berbasis AI hingga 2029.
Melalui strategi yang memadukan penguatan infrastruktur, pengembangan AI Cloud, perluasan jaringan 5G, serta investasi pada talenta digital, Indosat menargetkan transformasi perusahaan tidak hanya memperkuat bisnis telekomunikasi, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekosistem AI nasional.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda