Ilustrasi: IBM Bob
Ilustrasi: IBM Bob

Kenalin Bob, AI Punya IBM Buat Percepat Garap Software Enterprise

Mohamad Mamduh • 08 Juni 2026 12:20
Ringkasnya gini..
  • Penggunaan internal oleh lebih dari 80.000 karyawan IBM yang melaporkan rata-rata peningkatan produktivitas mencapai 45%.
  • Bob memungkinkan setiap bisnis bergerak secepat AI tanpa harus mengorbankan tata kelola dan transparansi.
  • Saat ini, IBM Bob telah tersedia secara umum melalui model Software as a Service atau SaaS dengan berbagai pilihan paket.
Jakarta: IBM resmi meluncurkan Bob, sebuah mitra pengembangan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan skala enterprise. Ia dirancang lebih sekadar asisten pengkodean biasa, m
 
enuju sistem pengiriman perangkat lunak siap produksi yang terintegrasi secara menyeluruh. Berbeda dengan alat bantu AI konvensional yang hanya fokus pada penulisan kode, Bob mendukung seluruh siklus hidup pengembangan perangkat lunak atau SDLC, mencakup tahap perencanaan, pengujian, hingga modernisasi sistem lama dengan kontrol keamanan yang ketat.
 
Penggunaan internal oleh lebih dari 80.000 karyawan IBM yang melaporkan rata-rata peningkatan produktivitas mencapai 45%. Pada unit bisnis IBM Instana, tim pengembang berhasil memangkas waktu kerja hingga 70% atau setara dengan penghematan sepuluh jam per minggu untuk tugas-tugas tertentu. Sementara itu, tim IBM Maximo mencatat efisiensi waktu sebesar 69% dalam proses pembaruan dan penyusunan ulang kode yang biasanya memakan waktu berhari-hari.

Salah satu fitur paling mutakhir dari IBM Bob adalah kemampuan koordinasi multi-model secara otomatis yang secara dinamis mengarahkan setiap tugas ke model yang paling sesuai berdasarkan aspek akurasi, kinerja, dan efisiensi biaya. Sistem ini memanfaatkan perpaduan model terkemuka seperti Anthropic Claude, model sumber terbuka Mistral, serta IBM Granite untuk memastikan hasil yang optimal bagi perusahaan.
 
Selain itu, Bob menawarkan solusi modernisasi cerdas yang mampu mempercepat migrasi sistem lama, seperti yang dialami oleh Blue Pearl yang berhasil menyelesaikan peningkatan Java dalam tiga hari dari yang biasanya membutuhkan waktu tiga puluh hari.
 
Dinesh Nirmal, Senior Vice President IBM Software menegaskan bahwa Bob memungkinkan setiap bisnis bergerak secepat AI tanpa harus mengorbankan tata kelola dan transparansi. Keamanan diintegrasikan sejak awal proses pengembangan melalui standardisasi perintah, pemindaian data sensitif, serta pengujian ketahanan secara waktu nyata. Untuk menjaga akuntabilitas, setiap tindakan yang dilakukan oleh agen AI didokumentasikan secara mandiri melalui BobShell sehingga memudahkan proses audit dan kepatuhan.
 
Saat ini, IBM Bob telah tersedia secara umum melalui model Software as a Service atau SaaS dengan berbagai pilihan paket mulai dari individu hingga tingkat enterprise. Perusahaan yang berminat dapat mengakses uji coba gratis selama tiga puluh hari untuk merasakan langsung transformasi menuju operasional yang berbasis AI-first. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA