HP menunjuk Emma Walmsley sebagai CEO baru mulai 4 Januari 2027, menggantikan Bruce Broussard, dengan fokus pada inovasi dan peluang pertumbuhan AI.
HP menunjuk Emma Walmsley sebagai CEO baru mulai 4 Januari 2027, menggantikan Bruce Broussard, dengan fokus pada inovasi dan peluang pertumbuhan AI.

HP Tunjuk Emma Walmsley Jabat CEO, Dorong Pengembangan AI

Lufthi Anggraeni • 06 November 2026 10:33
Ringkasnya gini..
  • HP menunjuk Emma Walmsley sebagai CEO baru mulai tanggal 4 Januari 2027, menggantikan Bruce Broussard yang menjabat sejak bulan Februari 2026.
  • Mantan CEO GSK tersebut memiliki pengalaman kepemimpinan global dan pernah menjadi anggota Dewan Direksi Microsoft selama tujuh tahun.
  • HP menargetkan peluang pertumbuhan baru melalui inovasi AI, sementara Bruce Broussard akan menggantikan Chip Bergh sebagai Ketua Dewan Direksi.
Jakarta: HP Inc. resmi mengumumkan penunjukan Emma Walmsley sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru, yang akan mulai menjabat pada tanggal 4 Januari 2027. Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh Dewan Direksi HP sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menghadapi perubahan industri teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Walmsley sebelumnya menjabat sebagai CEO perusahaan biofarmasi global GSK dan memiliki pengalaman selama tujuh tahun sebagai anggota Dewan Direksi Microsoft. Pengalaman kepemimpinannya di berbagai industri menjadi salah satu pertimbangan utama HP dalam memilih sosok yang akan memimpin perusahaan memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Dalam posisi barunya, Walmsley akan menggantikan Bruce Broussard, yang menjabat sebagai CEO sementara HP sejak bulan Februari 2026. Broussard selanjutnya akan menduduki posisi Chairman of the Board atau Ketua Dewan Direksi mulai tanggal 4 Januari 2027, menggantikan Chip Bergh.

Broussard mengatakan HP memiliki potensi besar di tengah perubahan penting dalam industri teknologi. Menurutnya, perusahaan membutuhkan pemimpin yang mampu memanfaatkan kekuatan inovasi sekaligus mengarahkan strategi bisnis untuk menangkap peluang pertumbuhan baru.

"Emma merupakan CEO berpengalaman dengan rekam jejak dalam memimpin organisasi berskala besar dan mengarahkan perusahaan melalui perubahan signifikan," ujar Broussard.

Ia menambahkan, pengalaman dan kemampuan Walmsley diharapkan dapat menyatukan berbagai lini bisnis, kapabilitas, serta sumber daya manusia HP untuk memanfaatkan peluang saat teknologi AI semakin berkembang menuju perangkat komputasi di sisi pengguna atau edge computing.

Perkembangan tersebut dinilai akan mengubah cara masyarakat bekerja dan menjalani kehidupan sehari-hari dalam ekosistem digital yang semakin terhubung.
 
Emma-Walmsley-HP
 

HP Fokus Manfaatkan Peluang AI

Penunjukan Walmsley berlangsung saat HP tengah menghadapi perubahan lanskap teknologi yang semakin dipengaruhi perkembangan AI. Perusahaan melihat transformasi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat inovasi dan mengembangkan sumber pertumbuhan baru.

Walmsley menyampaikan antusiasmenya untuk bergabung dengan HP, yang menurutnya memiliki peran penting dalam membentuk masa depan dunia kerja secara global. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada pemanfaatan potensi AI, sekaligus mengoptimalkan kreativitas dan kemampuan inovasi HP untuk menciptakan peluang bisnis baru.

Strategi tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan nilai jangka panjang bagi pelanggan, pemegang saham, mitra bisnis, dan karyawan perusahaan. Sementara itu, Chip Bergh menjelaskan bahwa penunjukan Walmsley merupakan hasil dari proses pencarian kandidat secara global yang dilakukan secara menyeluruh. 

Proses tersebut berfokus pada kebutuhan kepemimpinan HP untuk menghadapi tantangan dan peluang pada fase perkembangan berikutnya. Menurut Bergh, Walmsley menunjukkan keunggulan melalui pengalaman kepemimpinan lintas industri, kemampuan berpikir strategis, serta kecakapannya menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi peluang pertumbuhan bisnis.

Bergh juga menyoroti pendekatan kepemimpinan Walmsley yang mengutamakan sumber daya manusia, dengan kemampuan menyelaraskan tim berkinerja tinggi melalui prioritas yang jelas, pelaksanaan strategi yang kuat, serta penciptaan nilai berkelanjutan.

Pengalaman Emma Walmsley di GSK dan Microsoft

Sebelum ditunjuk memimpin HP, Walmsley memiliki pengalaman panjang dalam mengelola perusahaan global, khususnya di industri farmasi dan produk konsumen. Ia menjabat sebagai CEO GSK sejak bulan April 2017 hingga Desember 2025. 

Selama hampir sembilan tahun memimpin perusahaan biofarmasi tersebut, Walmsley menjalankan transformasi bisnis yang menghasilkan peningkatan signifikan dalam kinerja operasional. Di bawah kepemimpinannya, GSK memperkuat fokus strategis pada pengembangan obat-obatan khusus dan vaksin. 

Ia juga mendorong pembaruan portofolio penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D), serta memperkuat kondisi keuangan perusahaan setelah pemisahan bisnis kesehatan konsumennya.

Selain menjalankan transformasi operasional, Walmsley turut memperkuat jajaran kepemimpinan dan pengembangan calon pemimpin untuk mendukung keberlanjutan bisnis GSK. Perjalanan kariernya di GSK dimulai pada tahun 2010. 

Lima tahun kemudian, ia dipercaya menjadi CEO GSK Consumer Healthcare pada tahun 2015, sebelum akhirnya ditunjuk memimpin grup perusahaan secara keseluruhan pada tahun 2017. Sebelum bergabung dengan GSK, Walmsley menghabiskan 17 tahun berkarier di L'OrĂ©al. 

Selama periode tersebut, ia terlibat dalam pengembangan dan kepemimpinan sejumlah bisnis konsumen berskala global. Selain pengalaman eksekutif tersebut, keterlibatannya selama tujuh tahun sebagai anggota Dewan Direksi Microsoft memberikan pengalaman tata kelola perusahaan di sektor teknologi.

Kombinasi pengalaman di industri konsumen, farmasi, dan teknologi menjadi salah satu aspek yang mendukung keputusan HP menunjuk Walmsley sebagai pemimpin baru perusahaan.
   

Bruce Broussard Gantikan Chip Bergh

Bersamaan dengan pengumuman CEO baru, HP juga mengonfirmasi perubahan kepemimpinan pada tingkat Dewan Direksi. Bruce Broussard akan menggantikan Chip Bergh sebagai Ketua Dewan Direksi pada tanggal 4 Januari 2027. 

Bergh telah menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi HP sejak 2017 dan menjadi anggota dewan sejak tahun 2015. Bergh akan tetap menjalankan tanggung jawabnya hingga Broussard secara resmi mengambil alih posisi tersebut.

Dalam pernyataannya, Bergh menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Broussard selama menjabat sebagai CEO sementara. Menurutnya, kontribusi Broussard memungkinkan Dewan Direksi menjalankan proses pencarian pemimpin baru secara terencana dan menyeluruh.

Bergh juga meyakini bahwa Broussard akan memberikan kesinambungan kepemimpinan serta panduan strategis bagi Walmsley dan Dewan Direksi selama masa transisi maupun pada tahun-tahun berikutnya.

Di sisi lain, Broussard turut mengapresiasi kepemimpinan Bergh selama sembilan tahun terakhir. Ia menilai Bergh telah membantu HP menghadapi berbagai perubahan dengan tetap mempertahankan fokus pada tata kelola perusahaan, alokasi modal, dan penciptaan nilai bisnis.

Perubahan kepemimpinan ini menjadi bagian dari persiapan HP dalam memasuki fase perkembangan berikutnya, seiring meningkatnya peran AI dalam industri komputasi dan ekosistem kerja digital.

Sebagai perusahaan teknologi global yang beroperasi di lebih dari 170 negara, HP memiliki portofolio produk dan layanan yang mencakup komputer pribadi, percetakan, pencetakan 3D, solusi kerja hibrida, perangkat gaming, serta layanan berbasis langganan.

Melalui kepemimpinan baru, HP berupaya memanfaatkan kemampuan inovasi dan jangkauan bisnis globalnya untuk menangkap peluang pertumbuhan di tengah transformasi teknologi yang terus berlangsung.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA