T-Guard bekerja melalui tiga tahap: Detect, dengan sensor real-time yang memantau suhu konektor; Protect, yang secara otomatis menurunkan daya ke GPU bila terdeteksi kondisi abnormal; serta Reconnect, memungkinkan pengguna beralih ke grafis terintegrasi agar tetap bisa menyimpan pekerjaan sebelum sistem dimatikan. Fitur ini untuk mencegah kerusakan akibat kabel longgar atau beban listrik tidak stabil.
Dari sisi performa, PSU ini mengantongi sertifikasi Cybenetics ETA Platinum untuk efisiensi dan LAMBDA A+ untuk tingkat kebisingan rendah, dengan rata-rata suara di bawah 20 dB(A). Selain itu, PSU ini tetap mempertahankan standar 80 Plus Gold. Pendinginan ditangani oleh kipas 135 mm dengan teknologi HybridCool, yang dapat berhenti berputar saat beban rendah sehingga nyaris senyap.
Gigabyte juga memperkenalkan desain kabel dual-color 12V-2x6 untuk meminimalisasi kesalahan pemasangan. Produk ini sepenuhnya mendukung standar ATX 3.1 dan PCIe 5.1, tersedia dalam varian 750W, 850W, dan 1000W, serta hadir dalam edisi Black dan Ice. Seluruh unit menggunakan kapasitor Jepang 100% dan dilindungi garansi hingga 10 tahun.
Meski menawarkan inovasi, sebagian komunitas masih menyoroti reputasi PSU Gigabyte di masa lalu. Namun, dengan T-Guard dan sertifikasi terbaru, perusahaan berupaya mengembalikan kepercayaan gamer terhadap lini produk power supply mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News