Keunggulan utama dari Dyson Spot+Scrub Ai terletak pada sistem deteksi noda berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sangat canggih. Menggunakan AI vision dan pencahayaan hijau menyerupai laser, robot ini mampu mengidentifikasi hampir 200 jenis zat dan objek rumah tangga.
Berbeda dengan robot pembersih konvensional, perangkat ini terinspirasi dari cara manusia membersihkan noda, yaitu dengan memeriksa area secara real-time dan melintasi noda yang membandel berulang kali hingga benar-benar bersih.
"Dyson Spot+Scrub Ai adalah robot vacuum yang gigih, cerdas, dan adaptif," ujar James Dyson, Pendiri Dyson. Ia menjelaskan bahwa robot ini dapat menyedot debu di karpet sekaligus mengepel lantai keras dengan presisi tinggi.
Dyson menyematkan sistem hidrasi 12 titik yang menyalurkan air bersih yang dipanaskan untuk menjaga kebersihan maksimal. Rol basah mikrofiber pada perangkat ini mampu melakukan pembersihan mandiri pada setiap putaran menggunakan air bersuhu 60°C. Hal ini memastikan bahwa setiap jengkal lantai selalu dibersihkan dengan serat kain yang segar dan bebas kotoran.
Untuk menjangkau area sulit, rol pembersih dapat menjulur secara otomatis hingga 40 mm, memungkinkan pembersihan hingga ke tepi ruangan dan papan lis. Setelah sesi pembersihan selesai, kotoran kering akan dikosongkan secara otomatis ke dalam dock siklon bertenaga yang mampu menampung debu hingga 100 hari tanpa perlu menggunakan kantong.
Dilengkapi dengan teknologi LiDAR dan AI vision, robot ini mampu memetakan tata letak rumah dengan akurat dan menghindari rintangan seperti kabel atau kotoran hewan peliharaan. Melalui aplikasi MyDyson, pengguna dapat memantau Clean Map untuk melihat area yang telah dibersihkan dan menentukan zona pembersihan khusus.
Dyson Spot+Scrub Ai akan tersedia di Indonesia dengan harga Rp18.799.000. Pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan Dyson Concierge virtual untuk bantuan pemasangan perangkat secara profesional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News