Foto: AWS
Foto: AWS

AWS Akselerasi Talenta Digital Indonesia Melalui Inisiatif AI dan Cloud Gratis

Mohamad Mamduh • 29 Juni 2026 12:53
Ringkasnya gini..
  • Amazon Web Services (AWS) resmi meluncurkan dua inisiatif strategis: IndonesiapandAI dan Mastering AI for Nation-Building (MAIN).
  • Selain literasi dasar, AWS memperkenalkan program MAIN sebagai akselerator karier intensif selama lima bulan.
  • Peserta dilatih menggunakan perangkat industri seperti Amazon Bedrock untuk membangun sistem cerdas yang siap diterapkan di dunia nyata.
Jakarta: Transformasi digital di Indonesia kini memasuki babak baru dengan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) yang terus melonjak di berbagai sektor industri. Namun, mengubah momentum tersebut menjadi dampak berkelanjutan sangat bergantung pada satu faktor krusial, yaitu ketersediaan talenta dengan keterampilan yang tepat.
 
Berdasarkan studi 'Unlocking Indonesia's AI Potential' 2025, sebanyak 57% pelaku usaha di tanah air mengidentifikasi kurangnya keterampilan digital sebagai hambatan utama dalam memperluas pemanfaatan AI. Padahal, saat ini sudah ada sekitar 18 juta pelaku usaha di Indonesia yang mengadopsi teknologi tersebut.
 
Guna menjembatani kesenjangan ini dan mendukung target pemerintah untuk mencetak 12 juta talenta digital pada tahun 2030, Amazon Web Services (AWS) resmi meluncurkan dua inisiatif strategis: IndonesiapandAI dan Mastering AI for Nation-Building (MAIN). Kedua program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap individu, terlepas dari latar belakangnya, memiliki tempat dalam masa depan digital Indonesia.

IndonesiapandAI merupakan program pengembangan keterampilan nasional yang dirancang untuk mendemokratisasi akses pembelajaran Cloud dan Generative AI (GenAI). Program ini menawarkan jalur pembelajaran mandiri secara gratis dalam bahasa Indonesia yang dapat diakses oleh seluruh warga negara berusia 18 tahun ke atas, tanpa memandang domisili maupun pengalaman teknis sebelumnya. Peserta yang memenuhi syarat bahkan berkesempatan mengikuti ujian sertifikasi AWS tanpa biaya.
 
Program ini juga menerapkan model pemberdayaan guru sebagai pengganda dampak. Melalui kolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dan Yayasan Sagasitas Indonesia, AWS telah melatih 22 guru dari lima sekolah unggulan di berbagai provinsi, mulai dari Sumatera Utara hingga Jawa Timur.
 
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, menekankan bahwa berinvestasi pada satu guru dapat memberikan dampak berantai bagi ribuan siswa, yang krusial bagi kemajuan sosial yang inklusif.
 
Selain literasi dasar, AWS memperkenalkan program MAIN sebagai akselerator karier intensif selama lima bulan. Berkolaborasi dengan Alkademi Foundation, Ikatan Alumni ITB, dan Kementerian Ketenagakerjaan melalui BBPVP Bandung, program ini menyasar alumni SMK serta lulusan perguruan tinggi di Jawa Barat.
 
Peserta dilatih menggunakan perangkat industri seperti Amazon Bedrock untuk membangun sistem cerdas yang siap diterapkan di dunia nyata. Sejak 2017, AWS sendiri telah melatih lebih dari satu juta masyarakat Indonesia dalam keterampilan cloud, mempertegas komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun tenaga kerja yang siap menghadapi era AI.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA