Dibekali chipset MediaTek Dimensity 700 dan baterai berkapasitas besar, perangkat ini menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang ingin mencicipi jaringan 5G tanpa harus membeli ponsel kelas premium.
Lima tahun berselang, pertanyaan yang kini banyak muncul adalah apakah Oppo A55 5G masih layak digunakan pada 2026? Jawabannya bergantung pada kebutuhan pengguna.
Untuk penggunaan dasar seperti media sosial, chat, streaming video, navigasi, hingga aktivitas harian ringan, Oppo A55 5G masih tergolong mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Namun jika dibandingkan dengan smartphone terbaru di kelas harga yang sama, beberapa spesifikasinya mulai tertinggal.
Masih Mengandalkan Dimensity 700
Saat diperkenalkan, Oppo A55 5G menggunakan chipset MediaTek Dimensity 700 yang diproduksi dengan fabrikasi 7nm. Chipset ini mengusung dua inti Cortex-A76 berkecepatan hingga 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 2,0 GHz.Pada masanya, Dimensity 700 termasuk salah satu chipset 5G paling populer di kelas menengah karena menawarkan performa yang cukup baik sekaligus efisien dalam konsumsi daya.
Oppo memadukan chipset tersebut dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Perusahaan juga menghadirkan teknologi optimasi memori berbasis AI yang diklaim mampu memberikan pengalaman multitasking setara perangkat dengan RAM lebih besar.
Meski performanya masih memadai untuk kebutuhan harian, kemampuan gaming Oppo A55 5G pada 2026 tentu tidak bisa disamakan dengan smartphone terbaru yang kini sudah banyak menggunakan chipset generasi lebih baru.
Layar dan Kamera Mulai Terasa Tertinggal
Di sektor layar, Oppo A55 5G dibekali panel IPS LCD berukuran 6,5 inci dengan resolusi HD+. Spesifikasi ini sebenarnya cukup umum pada 2021. Namun pada 2026, banyak smartphone entry-level sudah menawarkan layar Full HD+, refresh rate 90Hz hingga 120Hz, bahkan panel AMOLED.Refresh rate Oppo A55 5G sendiri masih berada di angka 60Hz sehingga animasi dan pergerakan layar tidak semulus ponsel modern.
Sementara itu, sektor fotografi mengandalkan konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13MP, kamera makro 2MP, dan sensor depth 2MP. Untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera depan 8MP.
Hasil fotonya masih cukup untuk dokumentasi sehari-hari dan media sosial, tetapi kemampuan kameranya sudah kalah jauh dibanding smartphone terbaru yang kini banyak menghadirkan sensor 50MP hingga 108MP dengan dukungan AI lebih canggih.
Baterai Tetap Jadi Salah Satu Kelebihan
Salah satu aspek yang masih cukup menarik dari Oppo A55 5G adalah kapasitas baterainya. Perangkat ini dibekali baterai 5.000 mAh yang mampu menemani penggunaan seharian untuk aktivitas normal seperti browsing, streaming, dan media sosial.Oppo juga sudah menggunakan port USB-C, meskipun perangkat ini belum mendukung teknologi pengisian daya cepat yang kini menjadi standar pada banyak smartphone terbaru.
Berapa Harga Oppo A55 5G di Indonesia pada 2026?
Saat pertama kali diperkenalkan, Oppo A55 5G dibanderol sekitar Rp3,4 jutaan. Memasuki pertengahan 2026, perangkat ini sudah tidak lagi dijual dalam kondisi baru melalui kanal resmi Oppo Indonesia.Namun di pasar perangkat bekas dan marketplace, harga Oppo A55 5G umumnya berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,8 juta, tergantung kondisi fisik, kelengkapan, dan kesehatan baterai.
Harga tersebut membuat Oppo A55 5G masih menarik bagi pengguna yang mencari smartphone 5G murah untuk kebutuhan komunikasi dan penggunaan sehari-hari.
Jika tujuan utama adalah mendapatkan smartphone 5G dengan harga terjangkau, Oppo A55 5G masih cukup layak dipertimbangkan pada 2026.
Namun bagi pengguna yang menginginkan layar lebih mulus, kamera lebih baik, dan performa gaming yang lebih kuat, banyak smartphone baru di rentang harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan yang menawarkan spesifikasi lebih modern.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda