Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bukan Sandi, Akses Google Dukung Pemindai Sidik Jari

Teknologi google
Cahyandaru Kuncorojati • 14 Agustus 2019 18:03
Jakarta: Google baru saja mengumumkan peningkatan keamanan terkait akses layanannya, terutama yang berkaitan dengan akun Google. Pengguna smartphone berbasis sistem operasi Android 7.0 dan di atasnya tidak harus mengetik kata sandi dalam proses login.
 
Proses ini digantikan dengan langkah menggunakan fitur pemindai sidik jari di layar atau pola kunci di screen lock smartphone bagi yang tidak memiliki fitur barusan. Jadi, proses login Google akan lebih cepat dan mudah seperti hyang disampaikan Google lewat situs resminya.
 
"Teknologi keamanan ini melampaui kekuatan dan kenyamanan dari pada menggunakan kata sandi. Anda bisa memverifikasi indentitas Anda menggunakan pemindai sidik jari atau screen lock saat masuk ke layanan Google tertentu," tulis Google dalam pengumumannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya, fitur ini dirilis lebih dulu dan di smartphone Android buatan mereka yakni Google Pixel dan baru akan menyusul di smartphone Android lainnya. Google mengklaim fitur ini diciptakan menggunakan standar FIDO2, W3C WebAuthn, dan FIDO CTAP.
 
Kehadiran fitur ini bukan inovasi Google semata. Mereka bekerja sama dengan FIDO Alliance yaitu asosiasi industri yang bersifat terbuka dan memiliki misi untuk mengembangkan standar keamanan pada proses autentikasi demi meninggalkan penggunaan kata sandi yang harus diketikkan.
 
Google mengklaim model autentikasi model ini menjadi yang pertama kali bisa langsung terhubung langsung dengan pemindai sidik jari yang selama ini tersimpan di memori hardware smartphone. Disebutkan juga bahwa proses autentikasi ini bisa digunakan juga di layanan web, bukan aplikasi saja.
 
Pertanyaan yang muncul apakah Google menyimpan setiap sidik jari pengguna Android di layananannya? Google sudah lebih dulu menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyimpannya di server layanan Google. Data sidik jari tetap tersimpan di memori hardware smartphone. Google hanya menerima kode kriptografi atau data yang terenkripsi.
 
Karena situs atau halaman web bisa menggunakan langkah akses terbaru ini, Google menyediakan akses ke layanan Google Manager untuk mengetahui situs apa saja yang bisa menggunakan fitur ini atau menghapus dukungan akses menggunakan pemindai sidik jari.
 
Google akan memperluas penggunaan langkah akses terbaru ke berbagai layanan tapi mereka tetap menganjurkan menggunakan sistem keamanan berlapis seperti two-step verification.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif