(kiri-kanan) CEO OpenAI, Sam Altman, dan CEO Microsoft, Satya Nadella. (Microsoft)
(kiri-kanan) CEO OpenAI, Sam Altman, dan CEO Microsoft, Satya Nadella. (Microsoft)

Microsoft Danai Proyek AI Elon Musk Rp13 Triliun

Teknologi kecerdasan buatan
Cahyandaru Kuncorojati • 23 Juli 2019 10:46
Jakarta:Microsoft menjadi pendukung proyek pengembangan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan milik Elon Musk, yaitu OpenAI.
 
Microsoft dilaporkan berinvestasi sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp13,4 triliun kepada OpenAI. Kerja sama ini juga membuat layanan cloud Microsot Azure basis pengembangan teknologi dari OpenAI.
 
Dikutip dari TechCrunch, nantinya Microsoft Azure menjadi basis dari kemampuan komputasi super dari kecerdasan buatan OpeanAI. Melihat pihak Microsoft jelas mereka akan sangat diuntungkan dalam langkah komersialisasi teknologi AI yang diimplementasikan ke depannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di situs resmi Microsoft, kedua perusahaan menyatakan akan menyediakan dan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan yang aman dan dipastikan menyediakan solusi bagi kehidupan manusia di masa depan.
 
Diperlihatkan juga, CEO Microsoft, Satya Nadella telah bertemu langsung dengan CEO OpenAI yaitu Sam Altman.
 
Dilaporkan bahwa pengembangan AI diarahkan menuju teknologi kecerdasan yang bisa mempelajari berbagai tugas yang dilakukan manusia sehingga disebut dengan Artificial General Intelligence (AGI).
 
"Pengembangan AGI akan menjadi perkembangan teknologi paling penting dalam sejarah manusia. Misi kami adalah memastikan teknologi AGI akan menguntungkan manusia dan peradabannyaa," ungkap Altman.
 
"Kami bekerja sama dengan Microsoft untuk menciptakan fondasi kemampuan komputasi super AGI. Kami meyakini bahwa pegembangan AGI harus aman dan secara ekonomi menguntungkan semua pihak sekaligus terdistribusi secara merata dibantu Microsoft," jelasnya.
 
"AI adalah teknologi yang akan sangat mentransformasi peradaban kita dan memiliki potensi besar untuk menyelesaikan beragam permasalahan dan tantangan di dunia. Kerja sama ini akan mendemokrasikan atau menyediakan akses teknologi AI ke semua pihak untuk memperoleh manfaatnya," beber Nadella.
 
OpenAI merupakan perusahaan nirlaba yang dibangun Elon Musk. Teknologi AI dari perusahaan ini sudah beberapa kali menunjukkan kehebatannya bersaing dengan manusia. Salah satunya lewat pertandingan esports atau game.
 
Bulan April lalu, teknologi OpenAI mampu mengalahkan tim esports DOTA 2 bernama OG Team dalam acara yang digelar di San Fransisco, Amerika Serikat. Bahkan AI buatan OpenAI mampu unggul tanpa balasan dalam dua ronde dengan pertandingan yang hanya berlangsung kurang dari 60 menit.
 
Saat itu Altman menjelaskan bahwa untuk memiliki kemampuan yang sama dengan otak manusia, komputer harus memiliki ukuran yang sangat besar, serupa dengan komputer pertama yang dibuat. Kini Altman dan OpenAi telah mempercayakan pengembangan komputer tersebut dalam layanan cloud milik Microsoft Azure.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif