Huawei mengumumkan dua produk baru berbasis ARM, yaitu chipset Kunpeng 920 dan server.
Huawei mengumumkan dua produk baru berbasis ARM, yaitu chipset Kunpeng 920 dan server.

Huawei Umumkan Kunpeng 920 dan Server ARM

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 07 Januari 2019 13:20
Jakarta: Huawei secara resmi mengumumkan chip berbasis ARM karyanya, Kunpeng 920. Chip ini diklaim Huawei mampu menampilkan performa lebih baik dari kompetitornya, namun dengan konsumsi daya lebih rendah.

Kunpeng 920 berbekal 64 inti, beroperasi dengan kecepatan hingga 2,6GHz, dengan dukungan DDR4 delapan saluran, dan sepasang port 100G RoCE. Huawei juga mengklaim Kunpeng 920 menawarkan efisiensi daya 30 persen dibandingkan kompetitor.

Berdasarkan berbagai pengujian yang dilakukan, Huawei mengklaim bahwa peningkatan performa dapat ditemukan pada kalkulasi titik melayang, distribusi ruang penyimpanan, dan aplikasi bawaan ARM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Di saat bersamaan, Huawei turut mengumumkan server berbasis ARM bernama TaiShan. Seri server ini hadir dalam tiga model, yaitu TaiShan 2280, 4U TaiShan 5280/5290 dan TaiShan X6000. TaiShan 2280 merupakan model berbasis 2U dengan dua soket dan mendukung SSD NVMe 2,5 inci hingga 28 buah. Sementara itu, model 4U TaiShan 5280/5290 disebut mendukung ruang penyimpan dengan kapasitas hingga 10 petabyte. Huawei TaiShan X6000 merupakan server 2U 4 noda, diklaim mampu menampung sebanyak 10.240 inti per rak.

Server TaiShan ini disebut Huawei dirancang untuk mengoptimalkan kesepakatan dan penjadwalan sumber untuk menyuguhkan peningkatan performa komputasi hingga 20 persen. Mendukung server ini, Huawei Cloud turut menghadirkan sejumlah layanan cloud.

Layanan tersebut termasuk layanan cloud elastik, layanan logam kosong dan layanan ponsel cloud. Namun, Huawei belum mengumumkan informasi terkait dengan penawaran harga atau waktu ketersediaan produk barunya ini di pasar.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi