Huawei Umumkan Kontrak dengan 22 Operator untuk Komersial 5G

Ellavie Ichlasa Amalia 26 November 2018 18:05 WIB
huaweitelekomunikasi
Huawei Umumkan Kontrak dengan 22 Operator untuk Komersial 5G
Huawei umumkan kontrak dengan 22 operator. (Photo by WANG ZHAO / AFP)
Jakarta: Huawei mengumumkan 22 kontrak kerja sama komersial untuk 5G dengan berbagai operator di seluruh dunia.

"Huawei telah mendapatkan pengakuan atas kemampuan solusi 5G yang bersifat end-to-end. Sejauh ini, kami telah menandatangani 22 kontrak komersial untuk 5G dan bekerja sama dengan lebih dari 50 operator untuk uji coba 5G," kata Executive Director dan President Grup Bisnis Jaringan Huawei, Ryan Ding dalam Global Mobile Broadband Forum di London, Inggris.

Ding menyebutkan, 5G akan mengubah industri teknologi informasi dan komunikasi mengingat jaringan baru itu akan bisa memberikan kapasitas koneksi hingga 10 kali lipat. Selain itu, 5G juga diperkirakan akan menyediakan berbagai peluang baru.


"5G memungkinkan setiap rumah memiliki bandwidth berkecepatan tinggi, sekaligus menjadikan koneksi berbasis WTTx sebagai pilihan utama. Teknologi tersebut juga memungkinkan berbagai skenario, seperti koneksi massal, kecepatan super cepat, dan latensi ultra-rendah yang akan menciptakan bisnis model baru serta menghadirkan bisnis tambahan bagi operator," kata Ding.


Executive Director dan President Grup Bisnis Jaringan Huawei, Ryan Ding. 

Ding merasa, salah satu alasan mengapa operator ingin mengimplementasikan jaringan 5G sesegera mungkin adalah karena perusahaan yang mengadopsi teknologi ini lebih dulu akan mendapatkan manfaat lebih cepat.

Dia juga menyebutkan, salah satu alasan mengapa teknologi cepat berkembang adalah karena negara yang menjadi pengadopsi awal 5G adalah negara maju, yang merupakan sepertiga dari populasi dunia.

Selain itu, Ding juga menyebutkan, industri perangkat adalah pelopor jaringan 5G. Dia mengatakan, ponsel 5G pertama akan dirilis pada tahun depan. Dan ponsel akan memberikan pengalaman penggunaan yang berbeda.

"Setiap generasi jaringan memiliki tantangan tersendiri, termasuk komersialisasi 5G. Kami menganalisis kompleksitasnya dan menghadirnya dengan cara yang mudah, " kata Ding.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.