Ilustrasi.
Ilustrasi.

Twitter Hapus Cuitan Berisi Hoaks Hubungan 5G dan Virus Korona

Teknologi media sosial teknologi twitter
Cahyandaru Kuncorojati • 24 April 2020 14:16
Jakarta: Setelah Facebook dan YouTube mengambil sikap kini Twitter juga mulai memberantas hoaks soal konspirasi hubungan 5G dan virus Korona atau Covid-19. Diketahui bahwa hoaks ini memicu aksi vandalisme di Eropa.
 
Twitter yang sejak awal pandemi virus Korona sudah memberantas hoaks terkait virus ini juga bakal secara spesifik menargetkan hoaks soal 5G sebagai perantara penyebaran virus tersebut. Hal ini disampaikan langsung pihak Twitter lewat akun resminya.
 
Dikutip dari Engadget, akun @TwitterSafety menyampaikan akan menghapus setiap unggahan atau cuitan dari akun yang memprovokasi aksi perusakan fasilitas 5G termasuk penyebaran hoaks terkait hal tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: YouTube Tindak Video Konspirasi Terkait 5G dan Virus Korona
 
Namun Twitter tidak akan menutup mata dengan menghapus semua unggahan terkait konspirasi 5G. Tim dari Twitter akan mengecek langsung apakah unggahan ini berisi provokasi atau ajakan untuk merusak bahkan membahakar fasilitas 5G.
 
Dilaporkan sebelumnya bahwa pembakaran menara telekomunikasi atau BTS 5G di Inggris dan beberapa negara di Eropa seperti Belanda mulai meresahkan. Di video yang beredar di media sosial diperlihatkan pekerja perusahaan telekomunikasi juga mendapat gangguan bahkan menerima ancaman.
 
Di Inggris sendiri selama sebulan belakangan dilaporkan sudah ada 50 aksi pembakaran yang menargetkan menara telekomunikasi 5G termasuk fasilitas pendukungnya. Sejauh ini pihak kepolisian di masing-masing negara belum menemukan pelaku aksi tersebut.
 
Konspirasi atau hoaks ini bermula dari anggapan bahwa 5G yang juga sudah dimiliki oleh Tiongkok sebagai asal mula pandemi virus ini bisa terbawa ke negara lain yang juga memiliki jaringan 5G. Teori yang tidak benar ini mengklaim bahwa frekuensi jaringan di 5G bisa jadi perantara virus.
 
Baca: Menara BTS 5G Dibakar Akibat Hoaks Soal Virus Korona
 
Padahal secara teknis menurut ahli di bidang kesehatan dan telekomunikasi di Inggris sudah menjelaskan hal tersebut tidak bisa terjadi. Teknologi 5G sendiri sudah ada dan digunakan untuk uji coba jauh sebelum pandemi virus Korona atau Covid-19 saat ini.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif