Peluncuran Apple iPhone 12 diperkirakan berisiko mengalami penundaan akibat virus korona.
Peluncuran Apple iPhone 12 diperkirakan berisiko mengalami penundaan akibat virus korona.

Peluncuran Apple iPhone 12 Tertunda Akibat Virus Korona?

Teknologi teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 14 Februari 2020 10:26
Jakarta: iPhone 12 dan iPhone 12 Pro diperkirakan meluncur bulan September mendatang, dalam ajang pengumuman perangkat terbaru tahunan Apple. Namun menurut laporan terbaru, peluncuran perangkat unggulan generasi baru ini berisiko mengalami penundaan.
 
Prediksi penundaan ini dilaporkan Phone Arena salah satunya disebabkan oleh penyebaran virus korona, yang menyebabkan penutupan sejumlah pabriknya di Tiongkok. Sebagai informasi, penyebaran virus korona ini juga menjadi penyebab pembatalan MWC 2020 di Barcelona.
 
Apple juga dilaporkan menghentikan pengiriman teknisi khusus perusahaannya ke Tiongkok akibat penyebaran virus ini. Pegawai tersebut mengemban tugas untuk membantu menyoal tahap Engineering Validation Test (EVT) penting dari pengembangan iPhone 12.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada tahap ini, Apple melakukan finalisasi dari desain dan memastikan semua hal sesuai dengan standar yang diterapkannya. Apple baru-baru ini membatasi kunjungan ke Tiongkok menjadi hanya untuk kunjungan bisnis penting.
 
Hingga saat ini, masih belum tersedia informasi terkait waktu kembalinya sejumlah teknisi tersebut dari Tiongkok ke Amerika Serikat. Situs DigiTimes meyakini bahwa penundaan ini akan berdampak pada jadwal pengumuman iPhone 12 dan iPhone 12 Pro.
 
Produksi iPhone baru ini umumnya dimulai pada pertengahan bulan Juni, dan produksi dengan volume lebih besar umumnya dimulai pada bulan Agustus. Produksi ini ditujukan sebagai bentuk persiapan untuk peluncuran pada bulan September mendatang.
 
Lini iPhone 12 akan terdiri dari empat model, termasuk dua model iPhone 12 Pro dan iPhone 12, jumlah lebih banyak dibandingkan dengan lini keluaran tahun 2019 lalu. Apple iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max dilaporkan akan hadir dengan layar OLED berukuran 6,1 inci dan 6,7 inci.
 
Kedua perangkat ini akan hadir dengan bezel lebih tipis dan sistem Face ID lebih canggih. Untuk iPhone 12 dan iPhone 12 Plus, keduanya dilaporkan akan hadir dengan layar OLED, bezel serupa iPhone 11 Pro, dan berukuran 5,4 inci dan 6,1 inci.
 
Bagian belakan perangkat ini akan berbekal setup kamera ganda versi upgrade dari iPhone 11. Sebelum iPhone 12 dan iPhone 12 Pro, Apple akan mengumumkan iPhone 9 yang ditawarkan dengan harga terjangkau.
 
Smartphone ini dijadwalkan meluncurkan pada bulan Maret mendatang, dan kini sebagian besar perangkat ini diproduksi di luar Tiongkok guna memastikan ketersediaan pasokan dalam jumlah cukup pada peluncurannya.
 
Apple sebelumnya berencana untuk memulai produksi massal produknya di Tiongkok pada pekan ini. Penyebaran virus bernama resmi COVID-19 ini menghentikan proses manufaktur sementara di sejumlah pabrik, memaksa Apple mengubah strateginya.
 
DigiTimes melaporkan bahwa Apple kini tengah bersiap untuk mengalihkan produksi di Taiwan, lokasi virus Covid-19 belum menampilkan dampak signifikan. Saat artikel ditulis, terdapat 33 kasus virus korona yang telah terkonfirmasi, lebih rendah jika dibandingkan dengan Tiongkok, sebanyak 44.687 kasus.
 
iPhone 9 akan dipasarkan seharga USD399 (Rp) dan akan didukung oleh chipset A13 Bionic serupa iPhone 11 dalam desain bodi serupa iPhone 8. Konsumen akan dimanjakan oleh layar LCD 4,7 inci dan tombol fisik Home dengan Touch ID dan kamera belakang tunggal.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif