Alamsyah Cheung dan Darren Suciono, pendiri Fox Logger Indonesia.
Alamsyah Cheung dan Darren Suciono, pendiri Fox Logger Indonesia.

Subscription Naik, FoxLogger Catat Kinerja Positif

Teknologi teknologi gps pelacak
Mohammad Mamduh • 25 April 2022 21:23
Jakarta: Geliat perbaikan kondisi ekonomi, memberikan dampak positif pada penjualan FoxLogger selama dua bulan pertama 2022.
 
“Yang lebih menggembirakan, tingkat subscription (berlangganan) FoxLogger juga terus meningkat dibanding periode yang sama pada tahun lalu,” ujar Alamsyah Cheung, Ceo FoxLogger Indonesia.
 
Membuka data, Alamsyah menyebut pada Januari 2022, tingkat subscription mencapai 62 persen dari unit yang terjual, sementara pada Februari 2022 mencapai 60 persen.
 
Pada periode yang sama di tahun 2021, tingkat subscription hanya pada level 49 persen (Januari) dan 42 persen (Februari). Pada Maret 2022, datanya memang masih dihitung, namun juga menunjukkan peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu.
 
Bagi FoxLogger, meningkatnya jumlah pelanggan adalah hal positif karena bermakna recurring income (pendapatan berulang) yang lebih stabil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Selain itu, bagi kami hal ini juga menunjukkan peningkatan level kepercayaan serta kepuasan pelanggan terhadap layanan FoxLogger,” Alamsyah menandaskan.
 
“Ini merupakan hal yang sangat penting bagi kami karena tingkat kepuasan pelangan adalah landasan utama bagi FoxLogger untuk terus berkembang di masa mendatang. Hal ini juga berarti bahwa kerja keras kami membuahkan hasil,” tambahnya.
 
FoxLogger mengaku terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di samping inovasi produk. Untuk memastikan inovasi produk dan pelayanan paripurna bagi pelanggan, mereka mengklaim telah memastikan Divisi Research & Innovation Center dan Divisi Layanan Konsumen menempati lantai tersendiri di FoxLogger Tower yang tengah di bangun di Jakarta, yang menelan investasi Rp25 miliar.
 
FoxLogger sendiri, Alamsyah menegaskan, semakin optimistis selewat kuartal I/2022. Selain momen Idulfitri 1443 H di bulan Mei 2022 yang akan berdampak positif pada industri otomotif karena tingginya mobilitas warga, penjualan otomotif nasional juga terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.
 
Penjualan mobil, misalnya, dari data GAIKINDO, tercatat penjualan hingga Maret 2022 mencapai 98.536 unit. Jumlah ini meningkat 21,3 persen dibanding Februari 2022.
 
Sementara untuk kendaraan roda dua, melansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan domestik sepeda motor sepanjang Maret 2022 mencapai 450.565 unit. Angka penjualan ini melonjak 22,39 persen dibandingkan Februari 2022 (368.036 unit).
 
“Setelah momentum Ramadhan dan Idulfitri, industri otomotif tampaknya akan semakin bergairah. Tentu saja kami berharap kondisi ini terus membaik sekalipun bayang-bayang perang Rusia-Ukrania masih membayang. Tapi dalam hemat kami, recovery sejumlah industri, terutama otomotif nasional, memang tengah berjalan di atas rel yang benar.” 
 
Alamsyah kemudian menambahkan bahwa FoxLogger juga semakin serius dalam menjajagi langkah dengan sejumlah mitra dalam upaya menjadi perusahaan go public.
 
“Setelah di tahap ini, go public adalah langkah yang paling tepat bagi FoxLogger agar perusahaan semakin berkembang lagi,” katanya menutup pernyataan.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif