NEWSTICKER
Samsung mengumumkan penutupan toko fisik di Amerika Serikat dan Kanada akibat COVID-19.
Samsung mengumumkan penutupan toko fisik di Amerika Serikat dan Kanada akibat COVID-19.

Samsung Sementara Tutup Toko di AS dan Kanada

Teknologi teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 20 Maret 2020 10:06
Jakarta: CEO Samsung Electronics America YH Eom mengumumkan bahwa perusahaannya akan menutup sementara waktu seluruh toko ritel fisiknya di wilayah Amerika Serikat, dan akan secara efektif segera berlaku.
 
Selain Amerika Serikat, Samsung Kanada juga mengumumkan pernyataan serupa. Samsung bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang mengambil keputusan ini akibat wabah virus korona yang saat ini tengah mengkhawatirkan dunia.
 
Hampir seluruh perusahaan teknologi, termasuk Apple, juga mengambil keputusan yang sama, yang menutup seluruh toko fisik mereka hingga waktu yang tidak ditentukan. Hal ini mungkin menyulitkan bagi Apple baru saja merilis sejumlah produk terbarunya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kabar baiknya, menutup toko fisik tidak berarti Samsung juga menutup seluruh medium penjualannya. Seluruh operasionalisasi secara online akan tetap berjalan secara normal. Samsung menyebut Pemesan via online akan tetap menerima produksi mereka dan jaringan layanan tetap berfungsi sebaik mungkin.
 
Situasi saat ini menuntut keputusan tepat dan cepat, karenanya Samsung, seperti perusahaan lain, berusaha untuk memungkinkan sebanyak mungkin pegawai untuk dapat bekerja dari rumah. Situasi ini juga dinilai sejumlah pihak terlalu dinamis untuk dapat dirumuskan menjadi hal lebih konkrit terkait rencana untuk masa depan.
 
Sebelumnya, DJ Koh, memprediksi bahwa pasar smartphone global akan mengalami pertumbuhan pada tahun ini, meski mengalami beberapa kendala terkait dengan penyebaran virus korona. Penyebaran virus korona yang belum menunjukan penurunan disebut Koh berdampak pada pasar smartphone.
 
Meskipun demikian, permintaan terhadap smartphone 5G tetap diprediksi akan mengalami peningkatan. Menyoal chipset, Samsung mengaku optimis terkait tahun 2020 ini dan mengaku melihat permintaan tinggi untuk chipset yang digunakan pada jaringan nirkabel 5G, pusat data, dan automobile.
 
Dengan peningkatan permintaan chip, pasokan akan mengalami penyusutan, menurut Kim, sebagai langkah dasar bagi perusahaan termasuk Samsung dalam memproduksi chip 5nm, alih-alih meningkatkan kapasitas.
 
Sementara itu, pada pertemuan pemegang saham tahunan Samsung Electronics ke-51 di Suwon Convention Center, Korea Selatan, Samsung menerima keluhan dari sejumlah pemegang saham pentingnya. Beberapa dilaporkan mengajukan pertanyaan tersulit yang ditujukan untuk divisi mobile.
 
Pemegang saham ini ingin mengetahui rencana Samsung dalam memperbaiki identitas merek mereka. Presiden Samsung Mobile Division, DJ Koh, merespon dengan mengakui bahwa perusahaan harus belajar dari kompetitornya di area ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif