Google Doodle hari ini.
Google Doodle hari ini.

Google Doodle Rayakan Ultah Peneliti Wanita Jepang, Katsuko Saruhashi

Teknologi internet google
Ellavie Ichlasa Amalia • 22 Maret 2018 10:51
Jakarta:Google merayakan ulang tahun peneliti asal Jepang, Katsuko Saruhashi melalui Doodle. Dia tidak hanya mendapatkan pencapaian dalam bidang sains, dia juga menginspirasi wanita-wanita lain untuk melakukan hal yang sama.
 
Salah satu pencapaian Saruhashi adalah penemuannya tentang efek nuklir yang jatuh ke laut. Dia kemudian menjadikan penelitiannya itu sebagai bukti bahwa pengujian nuklir tidak seharusnya dijatuhkan ke laut, lapor The Independent.
 
Selain pencapaiannya di bidang ilmiah, Saruhashi juga menjadi inspirasi bagi para wanita. Saruhashi berjuang keras untuk memastikan wanita mendapatkan kesempatan untuk menjadi peneliti seperti dirinya. Dia menjelaskan bahwa dia memiliki misi untuk mendorong agar ada lebih banyak wanita yang bekerja di bidang ilmiah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada banyak wanita yang memiliki potensi untuk menjadi peneliti yang hebat," kata Saruhashi. "Saya ingin melihat suatu waktu ketika wanita bisa memberikan kontribusi pada sains dan teknologi dengan posisi yang sama dengan laki-laki."
 
Saruhashi pensiun pada 1980. Ketika itu, para koleganya memberikan uang sebesar JPY5 juta. Dia menggunakan uang itu untuk mendirikan Asosiasi Masa Depan Cerah untuk Peneliti Wanita, yang memberikan penghargaan pada peneliti wanita Jepang yang mendalami ilmu alam.
 
Bahkan sebelum dia melakukan penelitian yang membuatnya terkenal, Saruhashi telah mendapatkan pencapaian tersendiri. Dia adalah wanita pertama yang mendapatkan gelar doktor di bidang kimia dari Universitas Tokyo. Dia mendapatkan gelar tersebut pada 1957.
 
Karirnya di dunia ilmiah dimulai ketika Amerika Serikat mulai menguji senjata nuklir di Bikini Atoll. Pemerintah Jepang ingin tahu apakah nuklir yang meledak di laut memengaruhi air laut dan juga tingkat hujan. Mereka meminta Geochemical Laboratory -- tempat Saruhashi bekerja -- untuk melakukan tes tersebut.
 
Dalam tes ini, Saruhashi mencari tahu bagaimana nuklir yang meledak di laut menyebar melalui air. Dia menemukan bahwa polusi akibat nuklir tidak hanya akan bertahan lama, tapi juga akan bercampur dengan air dan menyebar ke seluruh dunia.Penemuan inilah yang mendorong dihentikannya pengujian nuklir di laut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif