Ilustrasi.
Ilustrasi.

Peneliti Kembangkan Tes Darah untuk Deteksi Kanker

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 31 Mei 2019 17:12
Jakarta:Para peneliti berharap mereka bisa menyempurnakan tes darah yang bisa mendeteksi tanda awal dari delapan tipe kanker yang berbeda.
 
Thrive Earlier Detection, perusahaan yang didirikan oleh tiga peneliti kanker Johns Hopkins, telah mendapatkan investasi sebesar USD110 juta (Rp1,6 triliun) untuk meluncurkan alat pendeteksi kanker awal mereka, CancerSEEK, lapor MIT Technology Review.
 
Dikenal sebagai "biopsi likuid", CancerSEEK bekerja dengan mendeteksi mutasi di DNA tumor dan tanda protein di plasma darah yang ada pada kanker. Studi awal CancerSEEK terlihat menjanjikan. Namun, para peneliti berkata, alat itu masih bisa diperbaiki, menurut laporan Engadget.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Studi yang menyertakan lebih dari 1.000 pasien tumor tahap awal dan dirilis di Science pada 2018 menunjukkan bahwa CancerSEEK memiliki tingkat ketepatan 70 persen. Kemungkinan CancerSEEK mendeteksi kanker hati dan ovarium mencapai 98 persen.
 
Namun, alat itu kurang dapat mendeteksi kanker payudara. Ia hanya dapat mendeteksi 33 persen dari pasien kanker payudara. Tingkat kemungkinan alat ini mendeteksi orang yang sehat sebagai penderita kanker kurang dari satu persen.
 
Para peneliti teknologi biologis berharap, mereka akan bisa mendeteksi kanker sejak dini hanya dengan tes darah. Sayangnya, teknologi yang ada saat ini belum dapat melakukan itu. Gagalnya peneliti ternama seperti Theranos milik Elizabeth Holmes menunjukkan bagaimana pendiri startup teknologi biologis bisa menipu perusahaan modal ventura jika mereka berhasil menunjukkan teknologi yang terlihat menjanjikan dan populer di kalangan media.
 
Thrive adalah salah satu perusahaan yang kini berusaha untuk mendorong rumah sakit menggunakan metode pengujian mereka. Langkah berikutnya dari pengembangan CancerSEEK adalah melakukan studi lebih banyak. Thrive bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan Geisinger untuk meluncurkan tes kliniks pada lebih dari 10 ribu orang sehat.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif