Galaxy Watch Active 2 menjadi bentuk optimisme Samsung soal pertumbuhan pasar smartwatch di Indonesia.
Galaxy Watch Active 2 menjadi bentuk optimisme Samsung soal pertumbuhan pasar smartwatch di Indonesia.

Samsung Optimistis Pasar Smartwatch Terus Tumbuh

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 16 Oktober 2019 18:02
Jakarta: Kehadiran Galaxy Watch Active 2 menjadi bentuk lain dari optimisme Samsung terkait dengan pertumbuhan pasar smartwatch di Indonesia. Optimisme ini juga didukung oleh sambutan masyarakat terhadap produk terbarunya ini pada program pre-order.
 
“Samsung terus berinovasi di ranah smartwatch karena perkembangan smartwatch di pasar global terus bertumbuh. Bahkan diprediksi akan meningkat sebesar 22,1 persen pada tahun 2025,” ujar Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.
 
Prediksi pertumbuhan di dunia juga selaras dengan sambutan masyarakat pada perangkat Samsung, terlihat pada pre-order Galaxy Watch Active 2 pada 27 September lalu, yang diklaim lebih tinggi 3,5 kali lipat jika dibandingkan dengan Watch Active generasi pertama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertumbuhan ini tidak hanya terjadi pada peluncuran perangkat terbarunya. Samsung mengklaim pertumbuhan ini telah terjadi sejak kehadiran perangkat wearable pertamanya di Indonesia, yaitu Galaxy Gear S.
 
Sementara itu, Samsung juga belum lama ini mengumumkan kehadiran perangkat gelang cerdas atau smartband karyanya seri Galaxy Fit. Disinggung soal persaingan antar dua produk karyanya ini, Samsung menyebut keduanya memiliki porsi dan target berbeda.
 
Denny menyebut bahwa Gear Fit lebih diperuntukan sebagai perangkat dengan dukungan fungsi kesehatan dan olahraga. Sedangkan seri Watch berbekal keunggulan lainnya yaitu menyoal gaya hidup, kustomisasi dan konektivitas.
 
Sementara itu, Denny berpendapat bahwa smartwatch tidak akan menggantikan posisi smartphone dalam kehidupan pengguna. Karena, baik smartwatch maupun smartphone merupakan bagian dari ekosistem yang sama.
 
Denny menyebut pada era perangkat terhubung atau Internet of Things, smartphone akan menjadi perangkat utama yang dikelilingi perangkat lainnya, termasuk smartwatch. Smartwatch disebut Denny memiliki potensi serupa tablet.
 
Tablet, jelas Denny, tidak menggantikan smartphone tapi justru lebih mengambil alih pengguna laptop. Dan Denny memastikan bahwa smartwatch merupakan pengganti dari jam tangan konvensional.
 
Saat ini, Samsung menyebut sambutan konsumen Indonesia terhadap smartwatch karyanya masih lebih besar jika dibandingkan dengan smartband. Hal ini mengingat pengetahuan konsumen terkait smartwatch lebih besar jika dibandingkan dengan smartband.
 
Namun Denny mengaku tidak menutup kemungkinan pada masa mendatang minat konsumen terhadap smartband, jika konsumen lebih membutuhkan fitur olahraga sederhana seperti yang ditawarkan smartband.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif