Ilustrasi.
Ilustrasi.

Perangkat Pelacak Tidur Bisa Buat Insomnia Makin Parah?

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Juni 2019 09:15
Jakarta:Kini Anda bisa melacak pola tidur Anda dengan perangkat wearable atau aplikasi. Memang, ini bisa membantu Anda untuk mengatasi masalah tidur dan tidur dengan lebih nyenyak. Namun, dalam beberapa kasus, ini justru bisa memperumit masalah Anda.
 
Kepada New York Times, para peneliti berkata bahwa aplikasi dan perangkat pelacak tidur memiliki kemungkinan untuk memperburuk insomnia seseorang karena data yang tidak akurat, yang menyebabkan pengguna merasa gelisah.
 
Dalam sebuah studi, perangkat atau aplikasi pelacak tidur mendorong pengguna untuk menghabiskan waktu lebih banyak di atas kasur untuk membuat data pola tidur mereka terlihat lebih baik, lapor Engadget.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini bukan berarti perangkat pelacak tidur tidak bisa dipercaya. Para perusahaan wearable segera memberikan jawaban terkait klaim para peneliti tersebut. Misalnya, Dr. Conor Heneghan dari Fitbit mengklaim, tidak banyak pengguna yang mengalami masalah gelisah saat tidur.
 
Dia juga menyebutkan, melacak data tidur bisa menunjukkan efek dari jadwal tidur yang teratur atau dampak buruk dari kebiasaan tak baik dari pengguna. Selain itu, perangkat wearable juga bisa merekam detak jantung dan gerakan saat tidur yang menunjukkan keadaan tidur seseorang.
 
Meskipun begitu, data yang direkam oleh perangkat wearable tidak terlalu akurat. Berdasarkan studi Fitbit, tingkat akurasi perangkat mereka hanya mencapai 70 persen, sementara perangkat medis bisa mencapai 90 persen. Tanpa adanya regulasi atau standar, tidak semua perangkat wearable memiliki tingkat akurasi yang sama.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif