Diam-Diam, Instagram Lite Muncul di Google Play Store
Instagram Lite diam-diam meluncur di Play Store.
Jakarta: Pertumbuhan pengguna Instagram di masa depan tergantung pada masyarakat di negara-negara berkembang. Karena itu, diam-diam, mereka meluncurkan Instagram Lite di Google Play Store. 

"Aplikasi Instagram Lite kecil, memungkinkan Anda untuk menghemat memori ponsel Anda dan mengunduhnya dengan cepat," tulis bagian deskripsi. Dengan ukuran 573KB, Instagram Lite memakan ruang 1/55 dari aplikasi Instagram utama, yang membutuhkan 32MB.

Aplikasi Instagram Lite memungkinkan Anda untuk memasang filter pada foto sebelum mengunggahnya ke lini masa atau Stories, menonton Stories atau mengakses Explore. Namun, saat ini, Instagram Lite belum bisa digunakan untuk berbagi video atau mengirim Direct Message. 


Instagram Lite menyelesaikan banyak masalah yang dirasakan oleh pengguna smartphone di negara-negara berkembang. Mereka biasanya menggunakan ponsel kelas pemula dengan memori yang tidak terlalu besar. Selain itu, mereka juga biasanya menggunakan jaringan internet yang lebih lambat atau paket data dengan kuota yang tidak terlalu besar. 

Dengan menggunakan Instagram Lite, pengguna di negara berkembang mungkin tidak lagi harus bingung menghapus foto di ponsel untuk mengosongkan memori atau menunggu waktu lama ketika membuka foto teman-temannya. 

Kepada TechCrunch, juru bicara Instagram mengonfirmasi bahwa aplikasi Instagram Lite telah mulai diuji di Meksiko minggu ini.

"Kami menguji versi baru dari Instagram untuk Android yang akan memakan memori lebih sedikit, menggunakan data lebih sedikit dan bisa dibuka dengan lebih cepat," katanya. 

Sayangnya, mereka tidak menjelaskan apakah mereka akan tetap menampilkan iklan di aplikasi ini. Nantinya, Instagram Lite akan diluncurkan di lebih banyak negara dan akan dilengkapi dengan fitur pengirim pesan dan pengguna akan bisa mengunggah video. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.