Sony Hentikan Pengembangan Launcher Khusus Xperia

Lufthi Anggraeni 12 Juni 2018 11:37 WIB
sony
Sony Hentikan Pengembangan Launcher Khusus Xperia
Sony memutuskan untuk menempatkan launcher Xperia Home Android pada mode pemeliharaan.
Jakarta: Baru-baru ini, Sony mengungkap bahwa aplikasi Xperia Weather akan berhenti menerima update fitur yang menjadi bagian dari pengukuran penghematan biaya di dalam unit perangkat mobile pada merek asal Jepang tersebut.

Kini, Sony dikabarkan melakukan langkah lain terkait penghematan biaya di unit perangkat mobile miliknya, dengan memangkas launcher khusus Android karyanya, Xperia Home. Tim di balik launcher ini mengungkap bahwa Sony memutuskan untuk menempatkan launcher pada mode pemeliharaan.

Hal tersebut berarti bahwa launcher ini tidak lagi menerima fitur baru, dan Sony akan menyelesaikan bug penting atau permasalahan terkait dengan kompatibilitas saat diperlukan. Namun, masih belum diketahui pasti jangka waktu update pemeliharaan tersebut.


Sebab, tim di balik launcher ini hanya menyebut bahwa timnya akan terus berupaya melakukan hal terbaik selama dibutuhkan. Di sisi lain, keputusan ini juga Sony akan menghilangkan komunitas Xperia Home beta di platform jejaring sosial Google, yaitu Google+.

Hingga saat ini, Sony belum mengonfirmasikan launcher yang akan digunakan oleh smartphone keluaran terbarunya di masa depan. Sony yang tengah terfokus pada proses penghematan biaya dan update software tanpa hambatan, diperkirakan akan mengadopsi launcher Android default untuk perangkat Xperia mendatang.

Sebelumnya, Sony mengumumkan CEO baru sebagai pengganti CEO sebelumnya Kaz Hirai, dan CEO baru ini disebut memiliki rencana baru untuk masa depan perusahaan tersebut. Keputusan tersebut diperkirakan termasuk keputusan untuk tidak lagi berkecimpung di ranah perangkat konsumen.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.