Apple menghapus aplikasi Quran Majeed dari App Store di Tiongkok.
Apple menghapus aplikasi Quran Majeed dari App Store di Tiongkok.

Apple Hapus Aplikasi Alquran Populer di Tiongkok

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 16 Oktober 2021 12:23
Jakarta: Apple menghapus Quran Majeed, aplikasi populer untuk membaca dan mendengarkan Alquran, dari App Store di Tiongkok. Apple dilaporkan menghapus aplikasi ini atas permintaan pemerintah pusat.
 
Mengutip laporan BBC, langkah yang diambil Apple ini mengejutkan mengingat Islam merupakan salah satu agama yang dilindungi di Republik Rakyat Tiongkok. Sebagai informasi, Quran Majeed tersedia secara gratis dan diklaim digunakan oleh sekitar 25 juta muslim di seluruh dunia.
 
Kepada BBC, pengembang aplikasi Quran Majeed, Pakistan Data Management Services menyebut bahwa penghapusan aplikasi ini dari App Store versi Tiongkok karena aplikasi tersebut berisi kandungan ilegal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini pengembang tengah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan dengan Cyberspace Administration Tiongkok. Namun sayangnya, belum tersedia tanggapan resmi baik dari Apple maupun Kedutaan Amerika Serikat di Tiongkok terkait permasalahan ini.
 
Dari segi bisnis, pembingkaian ini menempatkan perusahaan terkait dalam posisi membingungkan. Apple telah menghapus aplikasi VPN yang memungkinkan pengguna di wilayah Tiongkok untuk menghindari penyensoran dan aplikasi yang disaring secara proaktif, yang menyebutkan Tiananmen Square, Dalai Lama atau kemerdekaan Taiwan dan Tibet.
 
Pemasok Apple di wilayah tersebut juga terhubung dengan penindasan minoritas Uighur yang mayoritas Muslim di China. Apple juga berada dalam posisi sulit, sebab mengandalkan hubungan bisnis dan penjualan yang dihasilkannya di Tiongkok.
 
Mengambil langkah keras melawan pemerintah dapat menempatkan hubungan tersebut dalam posisi berbahaya. Sementara itu, juga pekan ini, Microsoft memutuskan untuk menutup LinkedIn versi Tiongkok.
 
Keputusan ini diambil Microsoft setelah mengetahui bahwa aplikasi ini kian sulit dalam memenuhi permintaan pemerintah Tiongkok. 
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif