Pengumuman tersebut dilakukan dalam acara Ezviz Media Gathering 2026 yang berlangsung di Habitate Jakarta pada 26 Mei 2026.
Acara ini juga menjadi bagian dari strategi Ezviz memperkuat posisinya sebagai brand smart home security global di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan rumah berbasis teknologi pintar.
Menurut Ezviz, penggunaan perangkat smart home dari vendor berbeda sering membuat pengalaman pengguna menjadi tidak optimal karena sistem berjalan terpisah. Melalui #SmartEZtCombo, perusahaan ingin menghadirkan ekosistem keamanan rumah yang saling terhubung dan dapat diakses secara seamless lewat satu aplikasi.
Paul Fang selaku Country Manager Ezviz Indonesia mengatakan kampanye #SmartEZtCombo dirancang untuk menghadirkan pengalaman smart living yang lebih praktis, aman, dan terintegrasi bagi pengguna modern.
“Melalui kampanye #SmartEZtCombo, Ezviz ingin menghadirkan pengalaman smart living yang lebih praktis, aman, dan terintegrasi bagi masyarakat modern,” ujar Paul Fang.
Ia menjelaskan perangkat smart entry, smart lock, dan kamera CCTV Ezviz kini dapat bekerja secara terhubung dalam satu ekosistem pintar untuk membantu aktivitas sehari-hari pengguna.
Ezviz juga mengusung pesan regional “Easier Days, Safer Nights” yang menekankan pengalaman penggunaan rumah pintar yang nyaman di siang hari sekaligus aman pada malam hari.
Hadirkan Smart Lock dengan Face Recognition
Sebagai hero product dalam kampanye terbaru ini, Ezviz memperkenalkan dua smart lock baru yaitu Ezviz DL50FVS Plus dan Ezviz DL20FVS Plus.Ezviz DL50FVS Plus hadir sebagai smart lock premium yang membawa teknologi face recognition untuk membuka pintu tanpa perlu menggunakan kunci fisik. Produk ini juga dilengkapi fitur anti-tamper alarm dan smart notification agar pengguna dapat memantau keamanan rumah secara lebih optimal.
Sementara itu, Ezviz DL20FVS Plus mengandalkan teknologi palm vein recognition atau pemindai vena telapak tangan. Menurut Ezviz, metode ini menghadirkan keamanan lebih tinggi karena pola vena tangan sulit dipalsukan.
Ezviz juga memperkenalkan fitur Smart Integration yang memungkinkan smart lock langsung terhubung dengan kamera keamanan Ezviz.
Melalui integrasi tersebut, kamera dapat otomatis merekam area pintu masuk ketika pintu dibuka. Sistem juga dapat memberikan notifikasi keamanan seperti alarm tamper, percobaan pembobolan, hingga kesalahan akses berulang secara real-time.
Menurut Oktavia Mega Wati selaku Marketing Manager Ezviz Indonesia, seluruh perangkat dalam ekosistem Ezviz dirancang agar dapat bekerja saling terhubung untuk mempermudah pemantauan rumah dan kontrol akses.
“Kampanye #SmartEZtCombo hadir untuk menunjukkan bagaimana Ezviz menghadirkan sistem keamanan rumah yang lebih pintar dan saling terhubung dalam satu ekosistem,” ujar Oktavia Mega Wati.
Ezviz Fokus ke Kamera 4G untuk Area Tanpa WiFi
Selain smart lock, Ezviz juga memperkenalkan lini kamera keamanan terbaru yang menjadi bagian dari ekosistem #SmartEZtCombo.Tahun ini, perusahaan memberikan fokus besar pada kategori kamera 4G untuk area dengan keterbatasan jaringan WiFi.
Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Ezviz HB8 Lite 4G Kit, kamera outdoor berbasis 4G yang dapat digunakan tanpa koneksi internet kabel maupun WiFi. Produk ini ditujukan untuk kebutuhan keamanan rumah, area parkir, toko, gudang, hingga lokasi proyek.
Ezviz juga menghadirkan Ezviz H9c Dual 4G yang membawa teknologi dual-lens camera untuk area pemantauan lebih luas.
Sementara di kategori WiFi camera, perusahaan memperkenalkan beberapa perangkat seperti Ezviz H9c Dual, Ezviz H8c Pro 2K. Ezviz C6N G1 4K, dan Ezviz H7c Dual 2K+.
yang dirancang untuk kebutuhan indoor maupun outdoor dengan fitur pemantauan cerdas dan kualitas video tinggi.
Ezviz turut memperkenalkan Ezviz HP5 sebagai solusi smart entry yang memungkinkan pengguna melihat tamu dan berkomunikasi langsung secara real-time melalui perangkat pintar.
Ezviz Klaim Utamakan Keamanan Data
Dalam kesempatan yang sama, Ezviz menegaskan seluruh perangkat dan ekosistemnya dikembangkan dengan pendekatan security-first untuk menjaga keamanan data dan privasi pengguna.Perusahaan menyebut sistem keamanan tersebut mencakup perlindungan perangkat, enkripsi data, hingga keamanan cloud system.
Ezviz juga mengklaim telah memiliki berbagai sertifikasi internasional terkait keamanan informasi dan perlindungan data seperti ISO/IEC 27001:2013, ISO/IEC 27701:2019, dan CSA STAR.
Saat ini Ezviz disebut telah hadir di lebih dari 130 negara dengan lebih dari 65 juta pengguna aktif dan 300 juta perangkat terhubung secara global. Di Indonesia sendiri, Ezviz mulai hadir sejak 2017 dan terus memperluas lini perangkat smart home security.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News