Rumor menyebut OxygenOS dan Realme UI akan digabung ke ColorOS untuk menyederhanakan pengembangan software di bawah Oppo.
Rumor menyebut OxygenOS dan Realme UI akan digabung ke ColorOS untuk menyederhanakan pengembangan software di bawah Oppo.

OxygenOS dan Realme UI Dirumorkan Bakal Dilebur ke ColorOS

Lufthi Anggraeni • 04 Juli 2026 12:17
Ringkasnya gini..
  • Rumor menyebut OxygenOS dan Realme UI akan dilebur ke dalam ColorOS.
  • Penyatuan disebut bertujuan menyederhanakan pengembangan software dan pembaruan sistem.
  • Oppo, OnePlus, dan Realme belum mengonfirmasi laporan tersebut sehingga masih sebatas rumor.
Jakarta: Oppo dilaporkan tengah menyiapkan perubahan besar pada strategi software karyanya. Antarmuka OxygenOS milik OnePlus dan Realme UI disebut akan digabungkan ke dalam ColorOS, sistem operasi berbasis Android yang dikembangkan Oppo.
 
Mengutip GSM Arena, apabila benar terealisasi, langkah tersebut akan menandai berakhirnya dua identitas antarmuka yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khas perangkat OnePlus dan Realme. Sebagai gantinya, seluruh smartphone dari ketiga merek tersebut diperkirakan akan menggunakan ColorOS sebagai platform software utama.
 
Rumor ini bukan kali pertama muncul. Beberapa tahun lalu, Oppo dan OnePlus sempat mengumumkan rencana untuk mengembangkan sistem operasi terpadu setelah integrasi bisnis kedua perusahaan.

Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan dan OxygenOS tetap dipertahankan sebagai antarmuka tersendiri untuk pasar global, meski dibangun di atas basis kode yang sama dengan ColorOS. Sementara itu, Realme UI juga berkembang menggunakan fondasi software serupa.
 
Perubahan kali ini tidak lagi sebatas penggunaan basis kode yang sama, melainkan penyatuan merek antarmuka atau branding. Dengan demikian, nama OxygenOS dan Realme UI berpotensi akan dihentikan secara bertahap.
 
Nama tersebut dilaporkan akan digantikan oleh ColorOS pada perangkat baru maupun melalui pembaruan software di masa mendatang. Namun, belum ada informasi mengenai jadwal implementasi maupun perangkat yang akan lebih dulu menerima perubahan tersebut.
 
Jika rumor tersebut terbukti benar, penyatuan antarmuka diyakini dapat memberikan sejumlah keuntungan bagi Oppo. Pengembangan fitur baru, pembaruan keamanan, serta proses pemeliharaan software berpotensi menjadi lebih efisien karena Oppo hanya perlu mengembangkan satu platform utama untuk beberapa merek sekaligus.
 
Di sisi lain, pendekatan tersebut juga dapat mempercepat distribusi fitur baru ke berbagai lini smartphone. Dengan menggunakan basis antarmuka yang sama, Oppo, OnePlus, dan Realme berpotensi menghadirkan pengalaman penggunaan lebih konsisten di seluruh ekosistem perangkat mereka.
 
Meski demikian, perubahan ini juga berpotensi menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna setia OnePlus dan Realme. Selama ini, OxygenOS dikenal dengan tampilan relatif ringan dan mendekati Android murni, sedangkan Realme UI memiliki sejumlah penyesuaian yang menjadi identitas merek.
 
Penyatuan ke dalam ColorOS dapat mengurangi perbedaan karakter antarmuka yang selama ini menjadi daya tarik masing-masing brand. Hingga saat ini, Oppo, OnePlus, maupun Realme belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.
 
Karena itu, seluruh informasi yang beredar masih sebatas rumor dari sumber internal dan belum dapat dipastikan implementasinya. Pengguna disarankan menunggu pengumuman resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai masa depan OxygenOS maupun Realme UI.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA