Melalui kemitraan dengan kementerian terkait, Canva Pendidikan telah dimanfaatkan oleh lebih dari 7 juta guru dan murid di seluruh Indonesia. Selain itu, sebanyak 18,9 juta pengguna akun belajar.id memiliki akses ke platform ini dan berhasil menghasilkan 209 juta desain sepanjang tahun 2025.
Ekspansi Canva Pendidikan dipastikan kian meluas menyusul kerja sama baru dengan Kementerian Agama (Kemenag). Kemitraan ini menargetkan jangkauan ke sekitar 11,3 juta guru dan murid di berbagai satuan pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia.
Country Manager Canva Indonesia, Stefani Herlie, menegaskan pentingnya peran tenaga pendidik dalam transformasi digital di dunia pendidikan. Menurutnya, perkembangan teknologi dan AI harus memberikan kemudahan bagi guru, bukan justru menambah kerumitan.
"Guru merupakan inti dari setiap pengalaman belajar. Tujuan kami adalah membantu para pendidik menggunakan perangkat ini secara bijak, dengan tetap menempatkan kreativitas, keahlian, serta kedekatan mereka dengan para murid sebagai hal utama," ujar Stefani.
Permudah Pembelajaran Lewat Pustaka Edukasi
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Canva merilis fitur Pustaka Edukasi. Fitur ini dirancang khusus sebagai ruang bagi para pendidik untuk menemukan sumber daya berbasis kurikulum, mencari inspirasi, serta menyusun materi ajar secara efisien.
Melalui Pustaka Edukasi, guru dapat memilah materi berdasarkan mata pelajaran, jenjang pendidikan, dan tujuan pembelajaran. Pendidik juga bisa memanfaatkan Canva AI untuk merancang berbagai aktivitas belajar, seperti game interaktif, papan tulis digital (whiteboards), hingga lembar kerja (worksheets). Fitur ini menyediakan lebih dari 30 jenis aktivitas dalam 16 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Seluruh alur kerja pengajaran kini terintegrasi dalam satu platform. Guru dapat memberikan tugas, menjalankan pembelajaran secara langsung, hingga memantau data respons murid secara real-time di dalam Canva.
Canva Education Lead Indonesia, Pipit Indrawati, menyebutkan bahwa kehadiran fitur ini bertujuan untuk membantu guru mengembangkan kompetensi serta saling bertukar ide.
"Melalui Pustaka Edukasi dan program pelatihannya, kami membantu para pendidik menciptakan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan kelas mereka," kata Pipit.
Saat ini, Indonesia tercatat sebagai pasar Pustaka Edukasi dengan performa tertinggi di Asia Tenggara. Di samping itu, Canva juga telah melatih lebih dari 22 ribu guru di seluruh Indonesia melalui program sertifikasi Learn Grid Inspiration Teacher.
Transformasi Metode Mengajar Tenaga Pendidik
Manfaat Pustaka Edukasi dirasakan langsung oleh para guru di berbagai daerah. Fitrotis Sa’adah, guru UPT SD Negeri 38 Gresik, mengaku platform ini mengubah pendekatannya dalam merancang pembelajaran.
"Jika sebelumnya saya hanya berpikir mengenai materi apa yang diperlukan, sekarang saya lebih fokus memikirkan pengalaman belajar seperti apa yang bisa dihadirkan untuk murid," ungkap Fitrotis.
Pemanfaatan serupa dilakukan oleh Denny Adelyta Tofani Novitasari, guru Kimia SMAN 2 Sorong, Papua Barat Daya. Ia menggunakan lembar kerja dan infografis dari Pustaka Edukasi untuk mengajak siswa kelas 10 mengeksplorasi penerapan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, guru SMP di Tarakan, Bhakti Hundari, memanfaatkan format game interaktif untuk merancang kegiatan kelas tanpa perlu menyusun petunjuk perintah (prompt) AI dari awal. Metode ini memudahkan guru-guru lain yang dilatihnya untuk membuat materi ajar secara mandiri.
Menyambut momen Hari Guru Sedunia, Canva mengundang seluruh pendidik di Indonesia untuk mengeksplorasi Pustaka Edukasi dan menciptakan inovasi pembelajaran baru di ruang kelas.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)