Dikutip dari situs Notebookcheck.net, informasi ini mencuat dari sumber bocoran di platform X, yang menyebutkan bahwa Osmo Pocket 4 Pro diperkirakan meluncur pada Juni 2026. Jika jadwal ini akurat, maka jarak rilis yang hanya terpaut sekitar dua bulan dari versi standar menjadi langkah yang cukup tidak biasa bagi DJI.
Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa versi Pro membutuhkan waktu pengembangan tambahan, kemungkinan karena desain yang lebih kompleks dibanding model reguler.
Berbeda dari Osmo Pocket 4 standar, peningkatan paling mencolok pada versi Pro terletak di sektor kamera. Perangkat ini dikabarkan akan mengusung sistem dual-camera yang memungkinkan zoom optik hingga 3x. Fitur ini menjadi nilai tambah signifikan, terutama bagi kreator yang membutuhkan fleksibilitas framing tanpa harus mengorbankan kualitas gambar.
Seiring dengan itu, bocoran foto yang beredar juga memperlihatkan dimensi perangkat yang sedikit lebih besar. Hal ini mengarah pada kemungkinan penggunaan baterai dengan kapasitas lebih besar, yang tentunya akan mendukung durasi perekaman lebih lama.
Tidak berhenti di situ, sejumlah fitur tambahan juga mulai dispekulasikan untuk memperkuat posisi “Pro”. Di antaranya adalah dukungan aksesori seperti mikrofon shotgun magnetik untuk peningkatan kualitas audio, serta kemungkinan hadirnya sistem pergantian lensa otomatis.
Bahkan, ada indikasi bahwa DJI bisa saja menambahkan sertifikasi ketahanan terhadap debu dan air, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.
Sebagai pembanding, Osmo Pocket 4 versi standar sebenarnya sudah membawa peningkatan yang cukup signifikan. Kamera ini mendukung perekaman hingga 4K 240fps, dilengkapi subject tracking yang lebih cerdas, peningkatan dynamic range, serta penyimpanan internal.
DJI juga menambahkan dua tombol ekstra dan desain gimbal magnetik yang mendukung berbagai aksesori tambahan seperti lampu.
Dengan fondasi tersebut, kehadiran versi Pro jelas diarahkan untuk menyasar pengguna yang membutuhkan fitur lebih lengkap, baik dari sisi visual maupun audio.
Di sisi lain, pasar kamera gimbal ringkas juga mulai semakin kompetitif. Kehadiran produk seperti Insta360 Luna Ultra yang sama-sama mengusung konsep dual-camera menunjukkan bahwa segmen ini mulai berkembang ke arah yang lebih profesional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News