Sekilas, desain keduanya masih membawa bahasa desain generasi sebelumnya. Namun, Apple memberikan beberapa perubahan pada bagian luar maupun internal, termasuk Dynamic Island yang dibuat lebih kecil, pilihan warna baru, serta peningkatan kemampuan kamera dan performa.
Layar iPhone 18 Pro dan Pro Max

iPhone 18 Pro menggunakan layar 6,3 inci, sementara iPhone 18 Pro Max membawa layar 6,9 inci. Keduanya memakai panel LTPO Super Retina XDR OLED dengan resolusi, refresh rate, dan tingkat kecerahan yang sama seperti generasi sebelumnya.
Perubahan yang cukup terlihat terdapat pada Dynamic Island. Area tersebut dibuat lebih ramping dan kini dapat menampilkan hingga tiga Live Activities secara bersamaan. Sementara kamera selfie tetap menggunakan sensor 18MP.
Untuk pilihan warna, Apple menghadirkan black, silver, glacier, dan burgundy. Burgundy menjadi warna baru yang menjadi salah satu pilihan utama pada generasi ini.
A20 Pro 2nm dan Sistem Pendingin Baru

Peningkatan performa iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max ditopang chip A20 Pro yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2nm.
Chip ini memiliki CPU 6-core, GPU 7-core, serta Neural Engine 32-core untuk menangani berbagai tugas AI secara langsung di perangkat. Dibandingkan A19 Pro, GPU A20 Pro diklaim mampu memberikan pemrosesan grafis hingga 40 persen lebih cepat, sementara bandwidth memori meningkat 50 persen.
Apple juga merombak sistem thermal dengan vapor chamber generasi baru yang memiliki area tiga kali lebih luas dibandingkan vapor chamber pada iPhone 17 Pro. Desain internalnya turut menggunakan pendekatan packaging yang terinspirasi dari chip Apple Silicon seri M untuk membantu pembuangan panas.
Kamera 48MP Kini Punya Aperture Variabel
Salah satu upgrade terbesar ada pada kamera. iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max tetap membawa konfigurasi tiga kamera 48MP, tetapi kamera utama Fusion kini menggunakan mechanical variable aperture.Sistem enam bilah memungkinkan aperture berubah dari f/1.48 hingga f/4.0. Pengguna juga mendapatkan kontrol manual untuk shutter speed dan white balance, lengkap dengan live histogram pada aplikasi kamera.
Apple turut memperkenalkan Apple Reference Image, yang menandatangani data sensor ketika foto diambil. Fitur ini dirancang untuk membantu memeriksa apakah sebuah foto merupakan gambar asli, sudah diedit, atau dibuat menggunakan AI.
Baterai, iOS 27, dan Siri AI

Untuk baterai, Apple mengklaim iPhone 18 Pro mampu memberikan hingga 36 jam pemutaran video, sedangkan iPhone 18 Pro Max mencapai 45 jam pada model eSIM-only. Pengisian juga lebih cepat, dengan iPhone 18 Pro dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 15 menit.
Keduanya menjalankan iOS 27 dengan Apple Intelligence dan Siri AI. Siri generasi baru dapat memahami konteks yang tampil di layar serta mengambil informasi dari berbagai aplikasi. Fitur Siri AI tersebut akan diluncurkan dalam versi beta, tetapi tidak tersedia di Uni Eropa dan China pada tahap awal.
Dari sisi konektivitas, iPhone 18 Pro dan Pro Max mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, serta modem seluler Apple C2. Sejumlah wilayah juga mendapatkan perangkat dengan konfigurasi eSIM-only.
Harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
iPhone 18 Pro dibanderol mulai USD1.199 atau sekiar Rp20 jutaan dengan penyimpanan 256GB. Sementara iPhone 18 Pro Max mulai dari USD1.299 atau kisaran Rp22 jutaan. Kapasitas penyimpanan tersedia hingga 2TB, dengan opsi 512GB dan 1TB.Pre-order kedua smartphone flagship tersebut dibuka 12 September 2026, sedangkan penjualan resmi dimulai 18 September 2026.