Mengutip Phone Arena, perubahan ini telah mulai terlihat pada build terbaru yang diuji coba pada beberapa model Galaxy, namun alasan resmi dari perusahaan belum dirilis. Menurut laporan berbagai sumber, Samsung kini hanya menyisakan tiga opsi dasar pada menu Recovery, yaitu Reboot system now, Wipe data/factory reset, dan Power off.
Hal ini berarti banyak fungsi yang selama ini digunakan untuk pemulihan sistem dan pemeliharaan perangkat telah dihapus. Menu Recovery Android selama ini berperan penting saat perangkat mengalami masalah sistem atau perlu pemulihan manual.
Namun dalam pembaruan terbaru Samsung, serangkaian opsi berikut telah dihapus termasuk Apply update from ADB, Apply update from SD card, Wipe cache partition, View recovery logs, Run graphics test, Run locale test.
Dengan hilangnya opsi tersebut, fitur seperti instalasi pembaruan melalui ADB atau kartu SD serta pembersihan cache sistem dari menu Recovery kini tidak lagi tersedia. Pengguna dan pengembang yang terbiasa dengan alat ini mungkin harus mencari metode alternatif, seperti melalui settings sistem atau menggunakan software pihak ketiga.
Perubahan ini telah memicu perhatian dari komunitas pengguna dan power user, karena opsi seperti wipe cache partition selama ini menjadi salah satu cara cepat mengatasi masalah performa atau bug setelah pembaruan sistem.
Keputusan Samsung menghapusnya tanpa pemberitahuan resmi dinilai mengejutkan oleh sebagian kalangan karena belum ada penjelasan terkait alasan teknis maupun keamanannya. Sampai saat ini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai perubahan ini atau rincian waktu ketersediaan secara umum dan model penerima pembaruan.
Perangkat Galaxy yang telah mendapatkan versi One UI 8.5 beta merupakan yang pertama mengalami pengurangan alat di menu Recovery tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News