Xiaomi debut di IFA 2026 dengan area pameran terbesar di luar negeri, menampilkan lebih dari 380 produk dan ekosistem Human × Car × Home.
Xiaomi debut di IFA 2026 dengan area pameran terbesar di luar negeri, menampilkan lebih dari 380 produk dan ekosistem Human × Car × Home.

Xiaomi Debut di IFA 2026 dengan Ekosistem Human × Car × Home

Lufthi Anggraeni • 05 September 2026 14:27
Ringkasnya gini..
  • Xiaomi debut di IFA 2026 dengan booth luar negeri terbesar sepanjang sejarah, seluas lebih dari 3.300 meter persegi.
  • Lebih dari 380 produk dipamerkan untuk menunjukkan integrasi ekosistem Human × Car × Home berbasis AI.
  • Xiaomi menargetkan ekspansi Xiaomi Auto ke Eropa pada tahun 2027 dan memproyeksikan investasi R&D global EUR24 miliar hingga tahun 2030.
Jakarta: Xiaomi resmi debut di ajang IFA 2026 Berlin dengan area pameran seluas lebih dari 3.300 meter persegi. Luasan tersebut menjadi booth mandiri terbesar yang pernah dibangun Xiaomi di luar negeri.

Dalam pameran tersebut, Xiaomi menghadirkan lebih dari 380 produk, teknologi masa depan, serta peragaan langsung yang menampilkan ekosistem pintar Human × Car × Home. Ekosistem ini mencakup perangkat pribadi, rumah pintar, hingga mobilitas. 

Xiaomi juga memperlihatkan kinerja kecerdasan buatan (AI) dapat mengintegrasikan berbagai perangkat dan layanan lintas lingkungan untuk menciptakan pengalaman sehari-hari yang lebih intuitif. CMO Xiaomi Xu Fei mengatakan, IFA 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan global perusahaan. 

Menurutnya, bisnis Xiaomi telah berkembang dari smartphone menuju perangkat smart home dan kendaraan listrik pintar, dengan investasi pada teknologi fondasi seperti AI, sistem operasi, chipset, dan manufaktur pintar.

Eropa juga disebut sebagai pasar strategis dalam peta jalan global Xiaomi. Perusahaan berencana memperluas merek Mijia di Eropa serta membawa Xiaomi Auto ke pasar kawasan tersebut pada tahun 2027. 

Dengan demikian, tiga pilar utama ekosistem Xiaomi, yakni perangkat pribadi, kendaraan pintar, dan smart home, ditargetkan dapat terhubung secara utuh di Eropa. 

Pamerkan Lebih dari 380 Produk

Area Xiaomi di IFA 2026 terbagi menjadi tiga zona utama, yaitu AI Tomorrow, AI Today, dan Portofolio Produk Human × Car × Home. Zona AI Tomorrow mengajak pengunjung melihat masa depan mobilitas pintar melalui Xiaomi Vision Gran Turismo. 

Mobil konsep tersebut memperlihatkan perpaduan desain otomotif, teknologi performa tinggi, dan pengalaman digital. Sementara itu, AI Today berfokus pada penerapan teknologi pintar dalam kehidupan sehari-hari.

Zona ini berpusat pada Xiaomi SU7 Max serta simulasi berbagai area rumah, dari dapur, ruang tamu, kamar tidur, hingga ruang kerja. Demonstrasi tersebut menunjukkan kinerja AI dapat mengintegrasikan perangkat pribadi, mobil, dan produk rumah pintar untuk memenuhi kebutuhan pengguna. 

Zona ketiga menampilkan lebih dari 380 produk Xiaomi yang terbagi dalam tujuh segmen, yaitu perlengkapan dapur dan penyimpanan makanan, alat pembersih rumah, pengatur kualitas udara, hiburan audiovisual, sistem keamanan, perangkat pribadi, serta mobilitas pintar. 

Xiaomi IFA 2026 - 2

AI Xiaomi Dirancang Memahami Konteks Pengguna

Ekosistem Human × Car × Home dikembangkan Xiaomi sebagai ekosistem berbasis pengguna yang menghubungkan perangkat pribadi, kendaraan pintar, dan perangkat smart home. Integrasi tersebut memanfaatkan AI dan Xiaomi HyperOS agar perangkat serta layanan dapat saling terhubung di berbagai produk dan skenario.

Dalam demonstrasi di IFA, Xiaomi memperlihatkan cara AI dapat merespons konteks kehidupan pengguna. Misalnya, ketika pengguna sedang dalam perjalanan pulang, sistem dapat menggunakan informasi seperti waktu, lokasi, dan cuaca untuk menyalakan AC serta mengatur pencahayaan sebelum pengguna tiba di rumah.

Dalam skenario lainnya, pengguna cukup memberikan perintah sederhana seperti meminta foto yang baru diambil untuk dicetak. Beberapa perangkat terkait kemudian dapat memproses perintah tersebut secara bersamaan.

Pencahayaan, tirai, dan suhu ruangan juga dapat menyesuaikan secara otomatis ketika pengguna mulai membaca buku. Xiaomi menilai pendekatan tersebut menandai pergeseran dari kontrol perangkat secara individual menuju AI yang mampu memahami konteks, mengarahkan banyak perangkat sekaligus, dan membantu menyelesaikan aktivitas di dunia nyata, dengan kendali tetap berada di tangan pengguna.

Xiaomi Auto Perluas Ekosistem hingga Mobilitas

Di sektor otomotif, Xiaomi membawa tiga model kendaraan ke area pameran. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Xiaomi Vision Gran Turismo, mobil konsep hypercar listrik futuristik yang dirancang khusus untuk waralaba gim Gran Turismo.

Xiaomi menyebut dirinya sebagai perusahaan teknologi pertama yang bergabung dalam program Vision Gran Turismo. Mobil konsep virtual tersebut mengusung desain aerodinamika yang disebut Shaped by the Wind, kokpit berbentuk tetesan air, serta sistem Active Wake Control.

Konsep kabinnya juga membawa gagasan Racing on a Sofa dan asisten berbentuk cincin Xiaomi Pulse. Selain itu, Xiaomi memamerkan Xiaomi SU7 generasi terbaru dan Xiaomi SU7 Ultra. SU7 generasi baru menggabungkan desain elegan dan sporty dengan integrasi Xiaomi HyperOS serta ekosistem pintar Xiaomi.

Sementara itu, SU7 Ultra ditempatkan sebagai varian flagship berkinerja tinggi. Sejak pengiriman kendaraan pertamanya pada bulan Maret 2024, Xiaomi Auto telah mendistribusikan lebih dari 700.000 unit kendaraan di Tiongkok Daratan.

Di IFA Berlin, Xiaomi Auto juga menandatangani MoU dengan delapan grup dealer otomotif di Jerman sebagai langkah awal membangun jaringan ritel dan layanan di Eropa menjelang rencana ekspansi pada tahun 2027. 

Mijia Perluas Portofolio Smart Home di Eropa

Xiaomi juga mengumumkan ekspansi besar-besaran Mijia, merek lini smart home miliknya, ke seluruh pasar Eropa. Dengan konsep The Art of Smart Living, Mijia menggabungkan kecerdasan berbasis pengguna, kualitas, dan desain untuk menciptakan pengalaman rumah pintar yang lebih alami dan intuitif.

Melalui aplikasi Xiaomi Home, produk Mijia yang kompatibel dapat dikendalikan dari satu platform terpadu. Berbagai skenario rumah juga dapat berjalan secara otomatis dengan otorisasi dan kendali tetap berada pada pengguna. 

Saat ini, Mijia mencakup lebih dari 2.000 varian produk dari lebih dari 130 kategori yang terhubung dalam satu ekosistem. Produk juga mengusung filosofi desain Alive, dengan bahasa desain sederhana, natural, dan ramah pengguna. Xiaomi menyebut produk Mijia telah memperoleh lebih dari 500 penghargaan desain internasional. 

Xiaomi Siapkan Investasi R&D Rp494 Triliun

Untuk menopang pengembangan ekosistemnya, Xiaomi menyatakan akan terus berinvestasi dalam teknologi AI, sistem operasi, chipset, kendaraan pintar, robotika, dan manufaktur pintar. Dalam periode tahun 2026 hingga tahun 2030, Xiaomi memproyeksikan total investasi R&D global mencapai EUR24 miliar atau sekitar Rp494,3 triliun berdasarkan kurs yang tercantum dalam dokumen. 

Investasi tersebut ditujukan untuk mengembangkan teknologi fondasi yang dapat diterapkan pada berbagai kategori produk, dari perangkat pribadi dan rumah hingga kendaraan. Xiaomi juga menampilkan sejumlah teknologi dan produk terkait fondasi tersebut di IFA, termasuk Xiaomi 18 Fold yang menggunakan chip generasi terbaru Xiaomi XRING O3 serta robot humanoid Xiaomi CyberOne.

CyberOne bahkan sedang menjalani uji coba untuk menangani tugas manufaktur di Pabrik Xiaomi Auto. Melalui ekosistem “Human × Car × Home”, Xiaomi menargetkan integrasi yang semakin erat antara perangkat pribadi, rumah, dan mobilitas. 

Xiaomi juga menyatakan akan menggabungkan investasi teknologi jangka panjang dengan pendekatan lokalisasi di berbagai negara untuk membawa AI ke lebih banyak skenario kehidupan nyata.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA