ROG NUC 16 Phantom Blade Zero Edition hadir dengan sasis berkapasitas sekitar 3 liter yang memadukan nuansa warna hitam dan merah. Panel semi-transparan pada bagian bodi menampilkan karakter utama game, Soul, lengkap dengan pola sabetan pedang. Perangkat berdimensi 282,5 x 189,5 x 56,5 mm ini dirancang fleksibel sehingga dapat ditempatkan dalam posisi horizontal maupun vertikal.
Spesifikasi dan Performa GPU RTX 50 Series
Asus menyediakan dua varian konfigurasi yang sama-sama dibekali prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan RAM 32GB DDR5-6400. Varian standar mengusung GPU Laptop GeForce RTX 5070 GDDR7 12GB serta SSD 1TB. Sementara itu, varian tertinggi menggunakan GPU Laptop RTX 5080 GDDR7 16GB dengan penyimpanan SSD 2TB.Untuk menjaga kestabilan suhu, Asus menyematkan sistem pendingin tiga kipas yang dipadukan dengan vapor chamber. Mini-PC ini juga mendukung ekspansi RAM hingga 128GB, dua slot SSD M.2, Wi-Fi 7, port Thunderbolt 4, dan Ethernet 2.5Gb. Pengguna juga dimudahkan saat ingin mengonfigurasi memori atau penyimpanan berkat desain akses tanpa alat (tool-free).
Harga dan Ekosistem Perangkat Pendukung
Asus memasarkan ROG NUC 16 edisi khusus ini pada rentang harga USD3.740 hingga USD4.720, atau berkisar antara Rp59 juta hingga Rp74 juta tergantung pada spesifikasi dan opsi distributor. Meski lini produk ini sudah terdaftar di situs global ROG, Asus belum mengumumkan informasi harga resmi untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa.Bersamaan dengan perilisan mini-PC, Asus turut meluncurkan monitor ROG Strix XG27UCGR-G Phantom Blade Zero Edition seharga 2.699 yuan (sekitar USD404). Monitor Fast IPS 27 inci ini menawarkan fleksibilitas tampilan, mulai dari resolusi 4K pada refresh rate 162Hz hingga resolusi 1080p pada 485Hz. Seluruh ekosistem perangkat keras ini dipersiapkan untuk menyambut kehadiran game Phantom Blade Zero yang dijadwalkan rilis di platform PC dan PlayStation 5 pada 29 Oktober.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)