Country Manager AWS Indonesia Anthony Amni
Country Manager AWS Indonesia Anthony Amni

AWS Summit 2026 Jakarta Bahas Pencapaian 1,3 Juta Talenta Digital

Cahyandaru Kuncorojati, Mohamad Mamduh • 06 Agustus 2026 15:05
Ringkasnya gini..
  • Tantangan utama yang dihadapi industri dan pemerintah saat ini bukan lagi mempertanyakan dampak AI.
  • Saat ini yang penting adalah seberapa cepat seluruh elemen mampu bergerak memanfaatkannya.
  • Kisah inspiratif lain datang dari seorang guru Fisika SMA di Medan.
Jakarta: Amazon Web Services (AWS) mendukung percepatan transformasi digital serta pemerataan kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia. Melalui pilar pengembangan talenta, mereka menargetkan pembekalan keterampilan cloud dan AI yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang.
 
Country Manager AWS Indonesia Anthony Amni, menyampaikan bahwa lanskap teknologi global saat ini bergerak sangat cepat secara real-time. Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi industri dan pemerintah saat ini bukan lagi mempertanyakan dampak AI. Saat ini yang penting adalah seberapa cepat seluruh elemen mampu bergerak memanfaatkannya.
 
"Masa depan digital Indonesia tidak akan terbangun dengan sendirinya. Ini membutuhkan kita semua dan seluruh generasi untuk mendorongnya ke depan," ujar Anthony saat memaparkan keynote speech di ajang AWS Summit 2026 Jakarta.
 

Pelatihan Inklusif Tanpa Batas Latar Belakang

Untuk mendukung dorongan tersebut, AWS menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu pilar utama strateginya di Indonesia. Anthony menjelaskan bahwa AWS menghadirkan program pelatihan gratis bertajuk Indonesia PANDAI yang dirancang untuk membuka akses penguasaan materi cloud dan AI bagi masyarakat luas.

"Melalui program Indonesia PANDAI, kami menyediakan pelatihan gratis di skills cloud dan AI untuk semua yang berusaha, tanpa memandang latar belakang dan pengalaman (regardless of background and experience)," kata Anthony.
 
Selain pelatihan skala luas, AWS juga menyiapkan program intensif berdurasi lima hingga enam bulan. Fokusnya untuk menggembleng para calon profesional data dan AI agar siap memenuhi kebutuhan spesifik di sektor korporasi dan bisnis.
 

Dampak Nyata hingga 1,3 Juta Talenta

Sejak 2017, AWS mencatat telah melatih lebih dari 1,3 juta individu di Indonesia. Program pelatihan ini terbukti memicu transformasi karier dan mobilitas sosial yang nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.
 
Anthony mencontohkan kisah seorang lulusan SMA asal Semarang yang sempat mengalami ketidakpastian pekerjaan. Melalui program developer dari AWS, ia berhasil menguasai keterampilan teknis mutakhir hingga sukses berpindah karier menjadi profesional teknologi di perusahaan nasional.
 
Kisah inspiratif lain datang dari seorang guru Fisika SMA di Medan. Ia memanfaatkan pelatihan Indonesia PANDAI untuk merancang aplikasi pembelajaran interaktif berbasis AI guna membantu para siswanya memahami konsep-konsep sains secara lebih intuitif.
 
Anthony menegaskan bahwa seluruh inovasi dan pemanfaatan infrastruktur teknologi pada akhirnya ditujukan untuk memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
 
"Inovasi yang Anda bangun di atas AWS menyentuh hampir setiap aspek kehidupan di Indonesia," pungkas Anthony.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA